Perkembangan Rio dinilai sangat baik. Dalam satu bulan terakhir, berat badannya meningkat sekitar 46 persen dan panjang tubuhnya bertambah hampir dua kali lipat.
Hingga saat ini, ia sepenuhnya masih bergantung pada susu induknya dan belum memasuki fase makan tambahan, yang diperkirakan baru dimulai pada usia sembilan bulan hingga satu tahun.
Di balik pertumbuhan itu, ada ketahanan tim yang terus diuji. Dokter hewan dan perawat satwa bergantian berjaga tanpa henti.
Baca juga: Simpan Satwa Dilindungi Secara Ilegal, Pria di Karawang Terancam 15 Tahun Penjara
"Endurance tim diuji. Kami benar-benar bergantian jaga 24 jam tanpa henti,” ujar Bongot, mengenang masa-masa awal kelahiran hingga perawatan.
Saat ini, pada usia 40 hari, Rio masih sepenuhnya bergantung pada susu induknya. Mata dan telinganya belum berfungsi, dan baru akan terbuka setelah usia sekitar 100 hari. Untuk bisa diakses wisatawan pun masih harus menunggu.
"Secara keseluruhan, saat ini kondisinya (Rio) sehat,” imbuh dokter hewan itu.
Bayi panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Bogor, pada 27 November 2025 sekitar pukul 17.00 WIB diberi nama Satrio Wiratama oleh Presiden Prabowo Subianto. Bayi panda jantan tersebut kemudian diberi nama panggilan Rio dan saat ini usianya memasuki hari ke-40 saat diumumkan pemerintah pada Selasa (6/1/2026).Dalam sambutannya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut usia 40 hari memiliki makna khusus dalam tradisi Indonesia.
Ia mengumumkan nama lengkap bayi panda tersebut, Satrio Wiratama, yang dimaknai sebagai kesatria pemberani dan berbudi luhur.
"Bayi panda ini lahir pada 27 November 2025 pukul 17.00 WIB. Saat lahir beratnya sekitar 100 gram. Hari ini, pada usia 40 hari, beratnya sudah 1,9 kilogram,” ujar Raja Juli.
Ia juga menekankan bahwa kelahiran Rio merupakan hasil perjalanan panjang diplomasi antara Indonesia dan China yang melintasi tiga era kepemimpinan presiden, dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Widodo (Jokowi), hingga Prabowo Subianto.
"Dan akhirnya bayi panda ini lahir pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Artinya, ada tiga presiden yang menyaksikan perjalanan sejarah panda pertama di Indonesia. Ini sekali lagi menegaskan kuatnya hubungan diplomasi antara Indonesia dan Tiongkok," jelas Raja Juli.
Baca juga: Pergerakan Manusia Melampaui Total Migrasi Satwa Liar, Apa Dampaknya?
Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong menilai perayaan 40 hari ini sejalan dengan tradisi di negaranya, yang juga memberi perhatian khusus pada usia 100 hari kelahiran bayi.
Ia mengapresiasi kerja tanpa henti tim medis Indonesia dan China dalam merawat induk dan anak panda, Li Ao.
Bagi Taman Safari Indonesia, kelahiran Rio atau Li Ao menempatkan Indonesia sebagai negara ke-16 di dunia yang dipercaya menjalankan kerja sama cooperative breeding panda raksasa, sebuah skema konservasi global yang bertujuan menjaga keragaman genetik, bukan sekadar menambah populasi.
Untuk saat ini, Rio masih menjalani hari-harinya di balik pintu kandang, dalam pengawasan ketat dua dokter hewan dan empat perawat satwa.
Dari inkubator hingga mulai merangkak, hidupnya tumbuh perlahan, dijaga oleh ketekunan tim medis yang memilih berjaga 24 jam demi satu generasi baru panda, simbol kehidupan, sains, dan diplomasi yang bertemu dalam satu pelukan.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya