Editor
JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) resmi meluncurkan PFI Chapter Surabaya sebagai upaya memperkuat ekosistem filantropi di Jawa Timur dan sekitarnya. Peluncuran tersebut digelar di Graha Sawunggaling, Surabaya, Kamis (22/1/2026).
Peluncuran chapter baru ini menjadi langkah PFI untuk memperluas jejaring kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, media, dan organisasi masyarakat sipil, guna mendorong pembangunan berkelanjutan yang lebih inklusif dan berbasis kebutuhan daerah.
Sekretaris Pengurus PFI Irvan Nugraha mengatakan pembentukan PFI Chapter Surabaya tidak sekadar memperluas struktur organisasi, melainkan upaya mendekatkan ekosistem filantropi dengan konteks dan tantangan lokal.
Baca juga: Saat Hutan Hilang, SDGs Tak Lagi Relevan
“Kami berharap PFI Chapter Surabaya dapat menjadi ruang temu, ruang belajar, dan ruang aksi bersama, serta menjadi platform berbagi praktik baik untuk melahirkan inisiatif filantropi yang lebih berdampak dan berkelanjutan dengan berakar pada kearifan lokal Jawa Timur,” ujar Irvan dalam keterangan resmi, Kamis (22/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, PFI bersama Forum Zakat (FOZ) dan Humanitarian Forum Indonesia (HFI) juga menginisiasi Multistakeholder Forum (MSF) Aliansi Filantropi.
Platform ini telah menjalin kemitraan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk mendukung percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Pemerintah Kota Surabaya menyampaikan dukungan terhadap penguatan peran filantropi sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Saat ini, Pemkot Surabaya menjalankan berbagai program pembangunan berkelanjutan, termasuk penurunan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui Program KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah untuk Pengentasan Kemiskinan).
Koordinator PFI Chapter Surabaya Kholaf Hibatulloh mengatakan peluncuran chapter ini diinisiasi dan dikerjakan bersama oleh berbagai lembaga filantropi di Surabaya.
Baca juga: Ketua Dewan Pers: Budaya Filantropi Indonesia Kuat, Krisis Kepercayaan Menghambat
Menurut dia, kolaborasi tersebut mencerminkan semangat gotong royong dalam penguatan filantropi daerah.
Rangkaian acara peluncuran juga diisi diskusi panel bertema "Penguatan Potensi Filantropi di Jawa Timur melalui Integrasi Aksi Kolektif, Ko-kreasi, dan Kolaborasi Inklusif".
Diskusi tersebut membahas peluang, tantangan, serta rekomendasi strategis dalam mendorong filantropi berbasis kolaborasi untuk mendukung pencapaian SDGs di Jawa Timur.
PFI Chapter Surabaya diharapkan menjadi pusat koordinasi dan pembelajaran bersama bagi lembaga filantropi, dunia usaha, pemerintah daerah, dan akademisi dalam mengembangkan inisiatif sosial yang adaptif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat aksi kolektif lintas sektor di tingkat daerah.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya