Strategi pengelolaan sampah di Jakarta ke depannya dibagi menjadi bagian hulu, tengah, dan hilir. Di hulunya,
DLH DKI Jakarta memiliki enam program yaitu mendorong pengelolaan sampah lingkup RW melalui KuPiLAH atau kurangi-pilah-olah, menggerakkan sirkular ekonomi dengan bank sampah, dan mengendalikan sampah plastik sekali pakai (KBRL).
Selain itu ada pula upaya pengelolaan sampah kawasan mandiri, Jakarta recycle center (JRC) di Pesanggrahan, dan pengumpulan dan pengangkutan sampah terjadwal.
Asep menuturkan, sebagian warga di Pesangrahan sudah melaukan pemilahan sampah dari rumah dan melakukan pengelolaannya di JRC ini.
"Di sana sekarang sudah ada TPS3R, kemudian juga sudah ada pengomposan, sudah ada juga jadi di sana itu stirofoam juga sudah kami olah, ada maggot. Jadi organik dan anorganik ini sudah kami olah. Jadi ini memang tempat edukasi untuk melayani juga sampah dari Pesanggrahan," jelas Asep.
Di bagian tengah, DLH DKI Jakarta mempunyai beberapa program yakni peningkatan TPS menjadi TPS3R, pengelolaan sampah di badan air, dan pengelolaan sampah B3.
Selanjutnya ada kolaborasi sosial berskala besar persampahan (KSBB), dan pembangunan RDF Plant di DKI Jakarta.
Baca juga:
Pemprov DKI Jakarta mempunyai layanan penanganan sampah berukuran besar atau bulky waste dapat menghubung kantor kelurahan, kecamatan, dan pemerintahan tingkat lokal lainnya.
"Jadi banyak sekali masyarakat Jakarta yang belum teredukasi bahwa kami ini melayani penanganan sampah e-waste dan limbah B3. Jadi warga Jakarta tinggal telepon ke kami kalau di rumahnya ada bulky waste ya, misalnya kasur, lemari, sofa, itu tinggal telepon aja, nanti kami jemput dan itu gratis. Termasuk juga dengan limbah B3-nya," ucapnya.
Di bagian hilir, DLH Jakarta memanfaatkan beberapa program yaitu mengoptimalkan TPST Bantargebang, dan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).
Ada pula fasilitas landfill mining dan RDF Plant di Jakarta, serta meningkatkan ruang kawasan untuk pembangunan utilitas terpadu DKI Jakarta di pulau reklamasi O.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya