Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Sinar Jernih Suksesindo (SJS) meluncurkan ekosistem digital terintegrasi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-14 perusahaan. Peluncuran ini diumumkan dalam acara Customer Gathering – 14th Celebration of Appreciation & Innovation di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis SJS menuju konsep Outsourcing 5.0, yang mengedepankan integrasi teknologi digital dengan pendekatan human-centric. Melalui strategi ini, SJS menargetkan peningkatan keterampilan tenaga kerja muda sekaligus menciptakan sistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
CEO PT Sinar Jernih Suksesindo, Asteriska Devi Sugiri, mengatakan bahwa transformasi digital menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan industri yang semakin dinamis. Menurut dia, pengelolaan SDM saat ini dituntut lebih cepat, transparan, dan terintegrasi agar mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Baca juga: Penguatan PAUD Jadi Fondasi Wujudkan SDM Unggul Berdaya Saing
Memasuki fase baru di usia ke-14, SJS memperkenalkan empat ekosistem produk digital utama. Pertama, Krja+ Pro, platform rekrutmen digital end-to-end yang dilengkapi fitur Interview AI untuk membuat proses seleksi tenaga kerja lebih efisien dan obyektif.
Kedua, T3MAN+, sistem human resource information system (HRIS) berbasis aplikasi dan web yang mendukung pengelolaan karyawan secara terstruktur. Platform ini terintegrasi dengan fitur GajiDimuka, yang memberi fleksibilitas bagi pekerja untuk mengakses sebagian gaji sebelum tanggal pembayaran.
Selain itu, SJS menghadirkan TARAss, aplikasi customer relationship management (CRM) yang memungkinkan pemantauan pelanggan, aset, dan aktivitas penjualan secara real-time.
Baca juga: Menperin Bidik SDM Unggul Jadikan Senjata Utama bagi Industri Nasional
Adapun SJS Academy berperan sebagai lembaga pelatihan kerja yang menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan praktis.
Presiden Komisaris National Energi Group sekaligus Komisaris PT Sinar Jernih Suksesindo Norman E Sebastian menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen memperkuat tata kelola dan inovasi bisnis berkelanjutan di era Outsourcing 5.0.
Melalui integrasi teknologi dan penguatan kapasitas manusia, SJS menegaskan bahwa inovasi digital tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran tenaga kerja, melainkan meningkatkan kualitas layanan dan kolaborasi antara perusahaan, pekerja, dan pelanggan.
“Ke depan, SJS optimistis ekosistem digital ini dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan Indonesia yang adaptif, berkelanjutan, dan berdaya saing,” ujarnya.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya