BMKG juga mengingatkan potensi banjir rob pada Maret 2026 akibat kombinasi fase Bulan Baru pada Kamis (19/3/2026) dan fase Perigee pada Minggu (22/3/2026) yang dapat meningkatkan ketinggian pasang air laut.
"BMKG juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara situasional dan berbasis kebutuhan untuk mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi, khususnya dalam menekan intensitas hujan di wilayah berisiko," jelas Faisal.
Pihakny berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta pemerintah daerah dalam pelaksanaan OMC. Petugas mempertimbangkan kondisi atmosfer, kesiapan sarana prasarana, serta efektivitas operasi di lapangan.
Sejauh ini, OMC telah digelar di Jakarta dan Jawa Berat serta beberapa wilayah yang paling rentan terhadap banjir da longsor akibat cuaca ekstrem.
BMKG turut menyediakan berbagai platform informasi cuaca untuk sektor transportasi, guba mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2026 antara lain Digital Weather for Traffic (DWT), System of Interactive Aviation Meteorology (Ina-SIAM), Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS), website dan aplikasi InfoBMKG.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya