Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Konfliknya dengan Manusia Makin Parah, Gajah Butuh Kantong Populasi Lebih Banyak

Kompas.com, 24 Februari 2026, 18:10 WIB
Add on Google
Manda Firmansyah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

"Saya bekerja di sana itu sejak tahun 2004, saya sudah bolak-balik ke Sumsel itu dan baru 5 tahun terakhir ini intensitasnya kelihatan tinggi gajah mendekati pemukiman," ujar Dolly.

Menurut Dolly, populasi gajah di Sumatera masih viable atau bisa bertahan untuk jangka panjang. Dalam skenario tanpa kasus perburuan atau gajah bisa hidup nyaman, populasinya yang saling terhubung minimal 100 individu.

Baca juga: Warga di Aceh Tewas Diduga Terinjak Gajah Liar, Ini Penjelasan BKSDA

Saat ini, terdapat 22 kantong populasi gajah di Sumatera yang tidak semuanya viable. Kecuali, kalau dibangun koridor-koridor di antara berbagai kantong populasi kecil tadi, yang dalam ilmu biologi disebut metapopulasi.

Kantong populasi gajah yang kecil dihubungkan melalui koridor agar jumlahnya dapat mencapai minimal 100 individu atau viable, dengan catatan tidak ada gajah terbunuh akibat konflik dengan manusia.

Kini, jumlah gajah di seluruh Sumatera memang masih ribuan individu, tetapi tersebar dalam 22 kantong populasi.

"Nah kantong-kantong ini sebetulnya banyak yang punya potensi untuk hidup secara jangka panjang dengan catatan tadi populasi-populasi kecil yang terpisah itu harus dihubungkan melalui koridor-koridor satwa liar, koridor-koridor yang memungkinkan gajah bisa saling bertemu tadi," ucapnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau