Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Asia ESG Summit Dorong Akuntabilitas Perusahaan di Dunia Nyata

Kompas.com, 29 April 2026, 19:14 WIB
Add on Google
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Asia ESG Summit kembali digelar tahun ini dengan mengusung tema "Driving Action to Measurable Impact”, dengan menekankan pentingnya penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang menghasilkan dampak nyata dan terukur.

Forum tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21-22 Juli 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, dan akan mempertemukan pelaku usaha, pembuat kebijakan, investor, akademisi, serta perwakilan masyarakat sipil.

Penyelenggara menyebut pertemuan tahun ini diarahkan untuk mendorong akuntabilitas yang lebih kuat dalam praktik keberlanjutan, seiring meningkatnya tuntutan publik dan pasar terhadap implementasi ESG yang tidak berhenti pada komitmen semata.

Baca juga: Citra Satelit Jadi Cara Pantau Deforestasi dan Kepatuhan ESG Secara Akurat

Dalam agenda tersebut, peserta akan membahas berbagai pendekatan praktis, mulai dari tata kelola yang dapat diaudit, strategi investasi berbasis hasil (return on investment), hingga upaya mengurangi risiko greenwashing.

Tiga Forum Utama

Asia ESG Summit 2026 akan menghadirkan tiga forum utama yang digelar secara paralel, yakni ESG Governance and Data Assurance, Circular Economy, serta Green Climate and Energy.

Ketiga forum itu dirancang untuk membahas isu keberlanjutan dari sisi tata kelola perusahaan, ekonomi sirkular, hingga transisi energi dan ketahanan iklim.

Salah satu pembicara pada forum Green Climate and Energy adalah Associate Professor Dr. Chen Jit Ern dari Jeffrey Sachs Centre on Sustainable Development, Sunway University.

Ia dijadwalkan membawakan topik mengenai ketahanan iklim dan adaptasi, termasuk cara perusahaan mengidentifikasi risiko cuaca ekstrem, memperkuat aset dan infrastruktur, serta meningkatkan kesiapan menghadapi dampak perubahan iklim.

Selain isu adaptasi iklim, forum juga akan menyoroti bagaimana pelaporan ESG dan agenda dekarbonisasi dapat diterjemahkan menjadi nilai bisnis.

Baca juga: Ratusan Perusahaan AS Tidak Rilis Laporan ESG 2025, Ini Alasannya

Topik tersebut akan dibahas antara lain oleh Dr. Allinnettes Go Adigue, Head of ASEAN Regional Hub dari Global Reporting Initiative, yang akan mengulas hubungan antara keterbukaan data ESG, efisiensi operasional, dan daya saing perusahaan.

Diskusi lain juga mencakup pengelolaan risiko hak asasi manusia dalam rantai pasok global, termasuk bagaimana perusahaan merespons meningkatnya tuntutan regulator dan investor.

Tren akuntabilitas ESG

Meningkatnya perhatian terhadap kualitas implementasi ESG menunjukkan perubahan tren global, dari sebelumnya berfokus pada komitmen sukarela menuju penilaian berbasis data dan hasil nyata.

Bagi kawasan Asia, forum seperti Asia ESG Summit dinilai penting karena negara-negara di kawasan menghadapi tantangan serupa, seperti transisi energi, tekanan iklim, kebutuhan investasi hijau, serta penguatan tata kelola perusahaan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Asia ESG Summit Dorong Akuntabilitas Perusahaan di Dunia Nyata
Asia ESG Summit Dorong Akuntabilitas Perusahaan di Dunia Nyata
Swasta
Menteri LH Baru: Pemerintah Berhutang pada Gen Z
Menteri LH Baru: Pemerintah Berhutang pada Gen Z
Pemerintah
Ada Kesenjangan Kesadaran Hadapi Krisis Iklim antara Laki-laki dan Perempuan
Ada Kesenjangan Kesadaran Hadapi Krisis Iklim antara Laki-laki dan Perempuan
LSM/Figur
Meta Nyalakan Pusat Data di Malam Hari dengan Energi Surya dari Luar Angkasa
Meta Nyalakan Pusat Data di Malam Hari dengan Energi Surya dari Luar Angkasa
Pemerintah
Atasi Tantangan Pembangunan Nasional, PFI Dorong Perkuat Peran Filantropi
Atasi Tantangan Pembangunan Nasional, PFI Dorong Perkuat Peran Filantropi
Pemerintah
Perlu Riset Interdisipliner untuk Temukan Solusi Adaptasi Iklim
Perlu Riset Interdisipliner untuk Temukan Solusi Adaptasi Iklim
LSM/Figur
Peringatan Hari K3 dan May Day, Buruh Soroti Potensi Penyakit akibat Asbes
Peringatan Hari K3 dan May Day, Buruh Soroti Potensi Penyakit akibat Asbes
Swasta
FIF Group Kukuhkan 37 Guru SMK se-Indonesia sebagai Duta Literasi Keuangan
FIF Group Kukuhkan 37 Guru SMK se-Indonesia sebagai Duta Literasi Keuangan
Pemerintah
Teknologi AI-IoT Bantu Mitigasi Banjir Rob di Pantura Jateng, Peran Perempuan Jadi Kunci
Teknologi AI-IoT Bantu Mitigasi Banjir Rob di Pantura Jateng, Peran Perempuan Jadi Kunci
LSM/Figur
Inggris Masukkan Sektor Aviasi dan Maritim ke Anggaran Karbon
Inggris Masukkan Sektor Aviasi dan Maritim ke Anggaran Karbon
Pemerintah
Kisah Petani Tambak Bisa Produksi Garam, Rumput Laut, Air Minum, dan Listrik Sekaligus
Kisah Petani Tambak Bisa Produksi Garam, Rumput Laut, Air Minum, dan Listrik Sekaligus
LSM/Figur
Saat Keberlanjutan Memberi Dampak pada Bisnis...
Saat Keberlanjutan Memberi Dampak pada Bisnis...
Swasta
Perencana Kota Berpeluang Tarik Investas untuk Pendanaan Iklim
Perencana Kota Berpeluang Tarik Investas untuk Pendanaan Iklim
LSM/Figur
Potensi Tanaman Kelor, Mampu Saring Mikroplastik dalam Air
Potensi Tanaman Kelor, Mampu Saring Mikroplastik dalam Air
Pemerintah
Bappenas: Riset Lingkungan Harus Siap Pakai Saat Momentum Kebijakan Datang
Bappenas: Riset Lingkungan Harus Siap Pakai Saat Momentum Kebijakan Datang
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau