Editor
Plt Wakil Rektor IPB Heti Mulyati menyatakan bahwa KKNT ini merupakan program pembelajaran berbasis pengalaman yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk tinggal, belajar, dan bekerja bersama masyarakat.
"Melalui program ini, mahasiswa didorong mengidentifikasi berbagai persoalan di desa sekaligus menghadirkan solusi berbasis inovasi dan teknologi guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat," jelas dia.
Mahasiswa akan menjalankan pengabdian selama 40 hari, mulai 6 Juli hingga 14 Agustus 2026, di 450 desa dan kelurahan yang tersebar di 42 kabupaten/kota, mencakup 133 kecamatan di tujuh provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kepulauan Bangka Belitung.
Baca juga: Mahasiswa KKN Bantu Pemerintah Sisir Tanah Wakaf Belum Bersertifikat
Selain penempatan di dalam negeri, IPB juga mengirimkan 16 tim KKNT Internasional, terdiri atas delapan tim ke Malaysia dan delapan tim ke Thailand, sebagai bagian dari penguatan pengalaman global mahasiswa. Seluruh peserta didampingi oleh 214 dosen pembimbing lapang dan 40 dosen koordinator wilayah.
Salah satu program utama pada penyelenggaraan KKNT tahun ini ialah KKN Tematik Keamanan Pangan, hasil kolaborasi antara IPB University dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Program tersebut dilaksanakan di 20 lokasi di Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan melalui edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam program tersebut, mahasiswa akan berperan sebagai agen edukasi yang menjembatani hasil riset dan inovasi perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam mewujudkan pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, mahasiswa juga mengikuti kuliah umum yang disampaikan Kepala BPOM RI mengenai pentingnya membangun budaya keamanan pangan sejak tingkat keluarga dan masyarakat.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya