Penulis
Pendekatan ini sangat penting demi memastikan arus modernisasi tidak mengikis keselarasan hubungan antara manusia, alam, serta tradisi warisan leluhur.
Pohon lontar dan gula sabu yang telah menjadi identitas orang Sabu hingga saat ini, perlu menjadi perhatian agar dapat memberikan nilai tambah buat masyarakat Sabu Raijua.
Daniel memberikan catatan, di tengah modernisasi, tradisi ini harus terus diwariskan dengan menerapkan berbagai inovasi yang bernilai ekonomis.
Perlakuan masyarakat Sabu Raijua terhadap pohon lontar bukan hanya bentuk pragmatis, melainkan berakar pada sistem nilai yang terstruktur dalam budaya, memori kolektif, dan identitas etnis mereka.
Baca juga: Pariwisata Sumba Barat Daya Digenjot, Bupati Tegaskan Kearifan Lokal Tak Boleh Tergerus
Lebih dari sekadar makanan, gula sabu adalah simbol kemandirian yang memiliki daya tahan simpan hingga puluhan tahun, sehingga membentuk karakter tangguh masyarakat setempat dalam menghadapi ancaman krisis pangan di wilayah yang gersang.
"Budaya harus dijaga, tradisi harus lestari, kultur jangan luntur," pungkasnya.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya