Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/07/2023, 18:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

4. Bangun sebuah "Eco-brick"

Baca juga: Klasemen Grup C Piala Asia U17 2025 Usai Skor Indonesia Vs Korsel

Ribuan botol plastik berakhir di tempat pembuangan sampah setiap tahun karena hanya dapat didaur ulang dalam jumlah terbatas.

Jadi daripada membuangnya begitu saja, Anda bisa menggunakannya untuk membuat batu bata ramah lingkungan yang bagus.

Batu bata ini dapat digunakan untuk membuat furnitur modular, sebagai barang dekoratif untuk taman Anda dan sebagai pemberat kertas.

5. Pisahkan sampah basah dan kering Anda

Jangan hanya mengumpulkan semua sampah Anda bersama-sama. Membuat ketentuan untuk memisahkan sampah basah dan pembuangan sampah kering.

Baca juga: Hemat Uang Belanja, Tempat Sampah Ini Bisa Anda Buat Sendiri

Sampah basah berupa kulit buah dan sayuran, teh celup dan sisa makanan. Limbah kering termasuk kayu, logam, kaca dan produk terkait.

Sampah kering biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah, dan sampah basah dapat kembali ke tempat sampah kompos Anda. Memilah sampah penting bagi lingkungan.

6. Gunakan kembali Koran yang Disampaikan di Rumah Anda

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

Jika Anda salah satu dari orang-orang yang mengirim surat kabar secara teratur, maka teknik daur ulang ini paling cocok.

Alih-alih menimbun koran bekas, Anda bisa menggunakannya sebagai kertas pengepakan untuk membungkus barang-barang atau kado yang mudah pecah.

Anda juga bisa menggunakan koran sebagai bahan pembersih dengan mencampurkan air dan percikan cuka putih untuk membersihkan noda jendela, dengan mudah.

Baca juga: Danone Sasar Pengurangan Sampah Plastik Melalui Ekonomi Sirkular

7. Ganti Barang Plastik Sekali Pakai

Meskipun barang-barang plastik sekali pakai sudah umum dalam kehidupan kita, penggunaannya yang sering juga dapat berdampak negatif yang mengganggu ekologi di sekitar kita.

Misalnya, barang plastik bisa memakan waktu hingga 1.000 tahun untuk terurai. Itulah mengapa banyak negara berjanji untuk menyingkirkan barang-barang plastik sekali pakai untuk selamanya.

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Anda juga dapat menerapkan praktik yang sehat untuk mengganti barang-barang plastik dengan pengganti yang ramah lingkungan.

Mulailah dengan mengganti sikat gigi plastik Anda dengan sikat gigi biodegradable, cotton bud bertangkai plastik dengan cotton bud bertangkai kertas biodegradable dan sedotan plastik dengan sedotan bambu biodegradable yang dapat digunakan kembali.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Wamendagri: "Wisata Jokowi" Jadi Destinasi Tamasya Favorit Baru di Solo
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau