Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Libur Akhir Tahun, SPKLU PLN UP3 Gresik Resmi Beroperasi

Kompas.com, 22 Desember 2023, 11:00 WIB
Hamzah Arfah,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

GRESIK, KOMPAS.com - Dalam rangka memberi kemudahan bagi para pemilik kendaraan listrik dalam pengisian daya, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang terletak di halaman kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gresik, Jawa Timur, diresmikan.

Dengan lokasi kantor PLN UP3 Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Gresik, yang cukup strategis, diharapkan dapat memudahkan pemilik kendaraan listrik saat mencari tempat pengisian daya. Terlebih, saat liburan ke Gresik yang berbarengan dengan momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

Manager PLN UP3 Gresik Andi Seno Hendriatmoko mengatakan, pendirian SPKLU tersebut dilandasi dengan upaya dukungan kepada pemerintah, dalam mengakselerasi ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia. Seiring waktu, populasi kendaraan listrik di Indonesia, khususnya Gresik, terus bertambah.

"SPKLU di PLN UP3 Gresik memiliki kapasitas fast charging 40 kw, dengan estimiasi pengisian 30 hingga 40 menit. Sejak pertama didirikan sampai hari ini diresmikan, dalam sebulan itu biasanya rata-rata ada sekitar 40 kendaraan yang melakukan pengisian," ujar Andi, kepada awak media saat acara peresmian, Kamis (21/12/2023).

Baca juga: Berapa Lama Usia Baterai Mobil Listrik?

Tidak sekadar SPKLU, namun PLN UP3 Gresik juga menyediakan ruang tunggu bagi pemilik kendaraan listrik yang sedang melakukan pengisian daya.

Sebuah ruangan yang dilengkapi dengan fasilitas AC, televisi, free wifi, kursi pijat hingga minuman kopi, teh dan air putih, yang bisa dinikmati secara gratis.

"Kami juga ada EV Lounge, ruangan dengan fasilitas yang kami sediakan secara gratis bagi pemilik sambil menunggu kendaraan listriknya melakukan pengisian," ucap Andi.

Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID Bali Martindar Jalu Respati menambahkan, untuk tahun ini sudah ada sebanyak 60 SPKLU di Jawa Timur, termasuk yang berada di halaman kantor PLN UP3 Gresik. Sementara untuk tahun depan, pihaknya berencana menambah 16 SPKLU.

"Kalau melihat antusias warga, tadi disampaikan Pak Andi Seno bahwa transaksi di PLN Gresik ini sebulannya rata-rata 40 kendaraan, jadi setiap harinya ada saja yang mengisi di sini. Di Gresik kendaraan listrik juga sudah mulai banyak, karena itu kita harus menyiapkan infrastrukturnya," kata Martindar.

Martindar juga optimistis, ke depan akan banyak pemilik kendaraan listrik yang memanfaatkan dan melakukan pengisian daya di SPKLU PLN UP3 Gresik.

Kendati pengisian daya kendaraan listrik, sebenarnya bisa dilakukan di rumah. Namun SPKLU PLN UP3 Gresik yang dilengkapi EV lounge dengan fasilitas dapat dinikmati secara gratis, bakal dapat memikat pemilik kendaraan listrik.

"Lokasinya strategis, mudah dijangkau, masyarakat juga pasti tahu lokasi ini. Ada juga ruang tunggunya yang nyaman dan bisa menikmati berbagai macam fasilitas gratis, harapannya masyarakat semakin antusias," tutur Martindar.

Martindar tidak menampik, bila sampai saat ini sekitar 80 persen pemilik kendaraan listrik masih melakukan pengisian daya di rumah, baru memanfaatkan SPKLU ketika di jalan. Namun hal tersebut bakal menjadi cerita lain bagi SPKLU PLN UP3 dengan ditunjang EV lounge.

"Kami tidak libur walaupun Natal dan Tahun Baru, pemilik kendaraan listrik bisa melakukan pengisian di sini. 24 jam, dengan fasilitas pendukung yang cukup mumpuni," kata Martindar.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Paving Block Ramah Lingkungan, Manfaatkan Limbah Kerang dan Tambang
Paving Block Ramah Lingkungan, Manfaatkan Limbah Kerang dan Tambang
LSM/Figur
Keberlanjutan dan Hilirisasi Kelapa Sawit Jadi Kunci Lawan Gejolak Harga Global
Keberlanjutan dan Hilirisasi Kelapa Sawit Jadi Kunci Lawan Gejolak Harga Global
LSM/Figur
Gen Z Paling Khawatir Dampak AI, Baby Boomer Justru Percaya Diri
Gen Z Paling Khawatir Dampak AI, Baby Boomer Justru Percaya Diri
LSM/Figur
Salon Bisa Jadi Senjata Rahasia Melawan Krisis Iklim, Kok Bisa?
Salon Bisa Jadi Senjata Rahasia Melawan Krisis Iklim, Kok Bisa?
Pemerintah
Schneider Electric Kurangi 862 Juta Ton Emisi CO2 pada 2021–2025
Schneider Electric Kurangi 862 Juta Ton Emisi CO2 pada 2021–2025
Swasta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Modifikasi Cuaca Digelar di 3 Lokasi
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Modifikasi Cuaca Digelar di 3 Lokasi
Pemerintah
Krisis Iklim Bikin Industri Asuransi Asia Pasifik Cemas
Krisis Iklim Bikin Industri Asuransi Asia Pasifik Cemas
LSM/Figur
Nyanyi Bali dan Valrhona Kembangkan Kebun Kakao Berkelanjutan di Tabanan
Nyanyi Bali dan Valrhona Kembangkan Kebun Kakao Berkelanjutan di Tabanan
Swasta
Kapan Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKG
Kapan Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKG
Pemerintah
Artefak Bersejarah di Bawah Laut Terancam Krisis Iklim, Warisan Budaya Terancam Lenyap
Artefak Bersejarah di Bawah Laut Terancam Krisis Iklim, Warisan Budaya Terancam Lenyap
LSM/Figur
Jejak Karbon Industri Film Ternyata Besar, 65 Persen Emisi dari Transportasi
Jejak Karbon Industri Film Ternyata Besar, 65 Persen Emisi dari Transportasi
LSM/Figur
Ada Spesies Ngengat Baru di Indonesia, Dinamai Sutrisno dan Ubaidilla
Ada Spesies Ngengat Baru di Indonesia, Dinamai Sutrisno dan Ubaidilla
Pemerintah
Barito Renewables Rampungkan Penambahan Kapasitas PLTP di Jawa Barat
Barito Renewables Rampungkan Penambahan Kapasitas PLTP di Jawa Barat
Swasta
Pemerintah Bakal Restorasi 66.704 Hektar Lahan Tesso Nilo yang Rusak hingga 2028
Pemerintah Bakal Restorasi 66.704 Hektar Lahan Tesso Nilo yang Rusak hingga 2028
Pemerintah
Perempuan Hanya Punya 64 Persen Hak Hukum Dibanding Laki-laki
Perempuan Hanya Punya 64 Persen Hak Hukum Dibanding Laki-laki
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau