Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/12/2023, 14:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

KOMPAS.com - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang dijadwlkan berlangsung pada 14 Februari tahun depan tinggal beberapa pekan lagi.

Ketiga pasang calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) saling beradu visi, misi, dan wacana untuk merebut suara rakyat dan menjadi pemimpin negeri ini.

Dua isu penting yang perlu dibahas dan diusung oleh ketiga pasangan capres dan cawapres adalah mengenai perubahan iklim dan transisi energi.

Pasalnya, kedua isu tersebut penting sebagai upaya perlawanan krisis iklim yang mengancam kehidupan manusia, tak terkecuali rakyat Indonesia.

Baca juga: Siapa Capres-Cawapres yang Fokus Bahas Perubahan Iklim dan Transisi Energi?

Masa kepemimpinan presiden dan wakil presiden Indonesia yang baru dalam lima tahun mendatang akan sangat penting sekaligus menjadi warisan bagi pemimpin setelahnya.

Yayasan Indonesia Cerah dan Markdata merilis studi terbaru mengenai pembahasan dan visi misi mengenai perubahan iklim dan transisi energi

Studi berjudul "Analisis Big Data Rekam Jejak Capres-Cawapres 2024 dalam Isu Iklim dan Transisi Energi" tersebut diliris pada 20 Desember 2023.

Penelitian tersebut menganalisis konten yang membandingkan informasi dari setiap pernyataan yang dikemukakan para capres dan cawapres dalam pemberitaan media online, visi-misi, dan unggahan media sosial Instagram mengenai isu krisis iklim dan transisi energi.

Rentang periode penarikan data dalam penelitian tersebut berlangsung selama satu tahun, dimulai dari 25 Oktober 2022 sampai 25 Oktober 2023.

Lantas, apa saja yang dikatakan ketiga pasangan capres dan cawapres mengenai perubahan iklim dan transisi energi? berikut ulasannya.

Baca juga: Berharap Capres-Cawapres 2024 Jadi Advokator Sungai

Pasangan nomor urut 1 (Anies-Muhaimin)

Perubahan iklim adalah topik yang termasuk banyak disebut baik dalam pemberitaan maupun dalam dokumen visi misi pasangan nomor urut 1.

Dalam pemberitaan, ada lima topik yang kerap disebut dalam konteks perubahan iklim dan transisi energi.

Kelima topik tersebut adalah kendaraan listrik 108 kali, polusi udara 92 kali, kualitas udara 91 kali, perubahan iklim 55 kali, dan ramah lingkungan 47 kali.

Sedangkan dalam dokumen visi misi, lima topik yang kerap disebut dalam konteks perubahan iklim dan transisi energi.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bertemu PM Hongaria, Netanyahu Bersumpah Hancurkan Poros Iran
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau