Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 22 Agustus 2024, 18:00 WIB
Sri Noviyanti,
Yohanes Enggar Harususilo

Tim Redaksi

Green jobs di Tanah Air

Bicara green jobs, kata Vivi, berarti membicarakan suatu ekosistem yang relatif baru untuk Indonesia. Namun, di tengah kondisi Tanah Air darurat krisis iklim, Vivi menilai bahwa ketersediaan green jobs perlu didorong.

Beragam pihak pun harus dirangkul agar mau berkomitmen menyelamatkan planet.

Vivi bersyukur bahwa beragam pihak di Indonesia, termasuk sektor privat, sudah terlihat ambil bagian.

“Sudah banyak perusahaan yang memiliki tim khusus untuk mengurusi sustainability. Sejumlah perusahaan juga rutin mengeluarkan sustainability report. Isinya bagus-bagus. Next pekerjaan hijau ini akan growing,” jelasnya.

Meski demikian, Vivi mengakui bahwa untuk punya komitmen terhadap keberlanjutan memang perlu upaya khusus.

Perusahaan bisa mengeklaim pihaknya menerapkan sustainability apabila sudah memenuhi standar tertentu.

Baca juga: Tren Percakapan Green Jobs Terus Meningkat, Semua Perlu Bersiap

“Indonesia banyak belajar dari negara lain juga. Untuk mengaplikasikan lapangan pekerjaan hijau itu ada standar kompetensi yang dibangun. Saat ini, sejumlah sektor sudah menerapkannya, di antaranya pertanian, manufaktur, konstruksi, energi terbarukan, dan jasa,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya berkomitmen agar dapat mendorong lebih banyak pihak lagi untuk mewujudkan peluang tersebut.

“Mungkin di beberapa kesempatan enggak cukup untuk mengomunikasikannya (menyosialisasikannya). Perlu waktu lebih banyak untuk memberikan awareness soal ini. Kami berharap kasih awareness dulu, dari tahu, lantas jadi mau. Maka selanjutnya ada snow ball effects. Berharap pada 2025 arah ekonomi hijau dan kebijakan jadi makin lebih jelas,”jelasnya.

Sebagai informasi Lestari Summit 2024 diinisiasi oleh KG Media berkolaborasi dengan mitra, seperti BRI, Astra, PLN, dan Pertamina.

Acara dibuat untuk memfasilitasi dialog antara para pemangku kepentingan dalam menciptakan kebijakan dan keputusan yang berkelanjutan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau