Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 28 November 2024, 15:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

KOMPAS.com - Raksasa teknologi Google meresmikan bangunan kantor dengan material utama berupa kayu solid.

Bangunan kantor Google tersebut dinamakan 1265 Borregas yang terletak di di Sunnyvale, California, Amerika Serikat (AS).

Dengan menggunakan material kayu solid, pembangunan kantor tersebut mampu memangkas 96 persen emisi bangunan bila dibandingkan menggunakan karbon dari pembuatan struktur baja dan beton.

Baca juga: Google Bakal Manfaatkan Nuklir untuk Pasok Listrik Data Center

Kayu tersebut bersumber dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab yang disertifikasi oleh Forest Stewardship Council (FSC), sebagaimana dilansir ESG News, Rabu (27/11/2024).

"Gedung ini, 1265 Borregas, adalah contoh penciptaan bangunan berkelanjutan yang memberdayakan orang untuk melakukan pekerjaan terbaik mereka," kata Michelle Kaufmann, Direktur R+D for the Built Environment yang dibina oleh Google.

Selain terbuat dari material kayu, gedung tersebut juga memiliki fitur keberlanjutan seperti pperasi serba listrik dan sertifikasi LEED Platinum.

Selain itu, gedung tersebut memiliki pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap untuk menghasilkan listrik.

Baca juga: Google dan Startup Teknologi Holocene Hapus Karbon 100.000 Ton

Bangunan tersebut juga ditujukan untuk mencapai target Google dalam mencapai emisi nol bersih dan energi bebas karbon pada 2030.

Di samping itu, bangunan ini juga memprioritaskan kesejahteraan karyawan dengan elemen desain biofilik, seperti interior kayu yang terbuka, cahaya alami yang cukup, dan pemandangan lanskap California Utara yang luas. 

"Cara memberdayakan orang untuk melakukan pekerjaan terbaik mereka adalah dengan memberi mereka akses ke alam, pemandangan, dan cahaya alami," kata Kaufmann.

"Bangunan ini memiliki semuanya. 1265 Borregas mencerminkan cara kerja terbaru kami," sambung Kaufmann.

Baca juga: Google Kembangkan Satelit untuk Lacak Emisi Metana yang Sumbang Perubahan Iklim

Google juga menanam tanaman asli yang ramah penyerbuk di sekitar lokasi tersebut di lahan seluas 3 hektare.

Di kantor Google tersebut juga terdapat karya seni publik yang terinspirasi oleh Atari. 

Konstruksi kayu juga mengurangi limbah konstruksi dan kebisingan yang menguntungkan masyarakat sekitar.

Baca juga: Karena AI, Emisi Karbon Google Meroket 48 Persen

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau