Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Strategi Google Jawab Tantangan Energi pada 2024

Kompas.com - 24/12/2024, 17:06 WIB
Monika Novena,
Yunanto Wiji Utomo

Tim Redaksi

Sumber ESG News

Kolaborasi ini mempercepat investasi dan inovasi yang bertujuan untuk mendekarbonisasi jaringan listrik global.

Baca juga: Transisi Kendaraan Listrik Tak Boleh Tinggalkan Kesenjangan Ekonomi

Mempercepat Kesepakatan Energi Bersih

Google menyederhanakan proses perjanjian pembelian daya (PPA), mengurangi waktu pelaksanaan hingga 80 persen.

Pada tahun 2024, kontrak ditandatangani untuk kapasitas energi bersih baru sebesar 3,3 GW di seluruh Amerika Utara dan Eropa.

Menempatkan Pusat Data Bersama dengan Energi Bersih

Melalui kemitraan dengan Intersect Power dan TPG Rise Climate, Google secara strategis menempatkan pusat data bersama dengan fasilitas pembangkit energi bersih baru di AS.

Hal tersebut dapat mengurangi kebutuhan transmisi dan mempercepat operasi.

Enam tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya Google yang lebih luas untuk memajukan solusi energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan.

Seiring dengan meningkatnya momentum, perusahaan tetap berkomitmen untuk mendorong inovasi guna memenuhi permintaan energi di masa mendatang.

Baca juga: Pemerintah Genjot Pemanfaatan Gas Bumi untuk Capai Ketahanan Energi

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau