Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harus "Segmented", Kunci Bisnis Sewa Pakaian untuk Dukung Lingkungan

Kompas.com - 31/03/2025, 20:00 WIB
Monika Novena,
Yunanto Wiji Utomo

Tim Redaksi

Sumber PHYSORG

Tantangan Bisnis

Namun bisnis ini pun juga memiliki tantangan sendiri.

"Yang mengejutkan kami adalah bahwa tampaknya sangat sulit bagi mereka untuk membuat bisnis mereka menguntungkan. Beberapa harus mengakhiri investasi mereka karena berbagai alasan," kata Lind.

Meskipun ada basis pelanggan yang bersedia untuk menyewakan pakaian dengan cara ini, mereka mengamati beberapa tantangan lain yang membuat perusahaan sulit mencapai profitabilitas.

"Menyewakan pakaian melibatkan banyak langkah di mana setiap item pakaian perlu ditangani dan diperiksa sebelum dapat disewakan lagi, yang membutuhkan waktu. Perusahaan juga berjuang dengan biaya tinggi untuk pergudangan, logistik, dan binatu, misalnya," terang Lind.

Baca juga: Bagaimana London Fashion Week Mendorong Fashion Berkelanjutan?

"Khusus untuk model berlangganan, ada juga kesulitan dalam memperoleh modal ventura agar dapat bertahan secara finansial melalui fase pertama pembangunan perusahaan. Semua ini menunjukkan bahwa model bisnis ini membutuhkan waktu untuk memantapkan diri di pasar," katanya.

Lebih lanjut, dalam penelitian yang sedang dibahas, para peneliti tidak secara spesifik mengkaji dampak lingkungan dan iklim dari model bisnis penyewaan pakaian.

Namun, semua upaya yang mendukung transisi menuju keberlanjutan tetaplah penting. Hal ini terutama karena upaya-upaya tersebut membantu mengubah pandangan masyarakat mengenai konsumsi pakaian.

Studi ini pun dapat memberikan kontribusi signifikan bagi transisi keberlanjutan dalam industri mode, karena penelitian ini menunjukkan potensi model bisnis baru dalam sektor tersebut.

Peneliti juga berharap bahwa hasil penelitian dapat memengaruhi para pengambil kebijakan yang memerlukan dasar untuk merancang insentif dan motivasi finansial guna mendorong industri mode yang lebih berkelanjutan.

Studi dipublikasikan di Journal of Business & Industrial Marketing.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau