Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hadirkan Rompi Kembali Utuh, Kolaborasi Adrie Basuki dan CISC Dukung Perjuangan Pasien Kanker

Kompas.com, 23 Mei 2025, 16:56 WIB
Aningtias Jatmika,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Perancang busana Adrie Basuki berkolaborasi dengan Cancer Information and Support Center (CISC) dengan meluncurkan rompi khusus bagi navigator pasien kanker.

Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif “Patient Navigator” yang bertujuan mendampingi para penyintas kanker dalam pengobatan dan pemulihan mereka.

Adrie menceritakan, rompi yang diberi nama “Kembali Utuh” itu tidak sekadar menjadi simbol visual, tetapi juga manifestasi semangat perjuangan dan harapan bagi para pasien.

Didesain dengan sentuhan budaya Indonesia dan menggunakan bahan daur ulang, rompi ini merepresentasikan keberanian, ketangguhan, serta semangat untuk menjalani kehidupan baru yang lebih bermakna.

Dikatakan Adrie, desain rompi itu mencerminkan keberagaman budaya sekaligus komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Rompi ini menjadi identitas baru, bukan hanya untuk membedakan navigator pasien, melainkan juga sebagai pengingat bahwa setiap perjuangan punya harapan. Saya ingin para penyintas merasa kuat dan kembali utuh secara fisik dan emosional,” ujarnya dalam peluncuran rompi di Forme, Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Baca juga: Kurangi Sampah “Fast Fashion” lewat Gerakan Barter Pakaian

Sebagai informasi, rompi tersebut nantinya akan digunakan oleh para relawan navigator pasien, yakni individu yang telah melalui pelatihan khusus dari CISC untuk mendampingi pasien kanker dan keluarganya.

Mereka membantu dalam navigasi sistem layanan kesehatan, termasuk aspek medis, administratif, psikososial, dan logistik.

Perancang busana Adrie Basuki berfoto bersama sejumlah Patient Navigator CISC dengan rompi baru yang didesain dengan bahan ramah lingkungan.KOMPAS.com/ANINGTIAS JATMIKA Perancang busana Adrie Basuki berfoto bersama sejumlah Patient Navigator CISC dengan rompi baru yang didesain dengan bahan ramah lingkungan.

Program Navigasi Pasien yang dijalankan CISC sejak 2020 kini telah memiliki lebih dari 50 relawan yang bertugas di empat rumah sakit (RS) rujukan utama, yakni RS Kanker Dharmais, RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), RSUD Pasar Minggu, dan RS Siloam Semanggi.

Dosen Departemen Radioterapi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) RSCM Prof Dr dr Soehartati A Gondhowiardjo menjelaskan, navigator pasien berperan mendampingi mereka dalam mendapatkan akses layanan medis, finansial, asuransi, dan dukungan sosial.

“Mereka memberikan dukungan menyeluruh kepada pasien, mulai dari pengurusan BPJS, penjelasan tentang proses medis, hingga memberikan semangat kepada pasien yang merasa terpuruk,” jelas dr Soehartati dalam talkshow yang juga menjadi rangkaian acara tersebut.

Baca juga: Pemerintah Susun Rencana Aksi Nasional Tangani Sejumlah Kanker Prioritas

Selain talkshow, acara itu turut menghadirkan pameran busana yang memperagakan 12 penyintas kanker sebagai model. Mereka tampil percaya diri membawakan koleksi yang menggabungkan unsur modern dan tradisional.

Kolaborasi tersebut turut didukung oleh merek lokal, seperti FORME dan MKS Shoes, yang menyediakan kostum dan alas kaki bagi para model.

Kehadiran inisiatif seperti ini bisa memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendekatan holistik dalam menghadapi penyakit kanker—tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga psikologis dan sosial.

Adrie Basuki berharap kolaborasi ini bisa menjadi awal bagi sinergi antara sektor kreatif dan dunia kesehatan.

“Kesehatan dan gaya hidup tidak harus dipisahkan. Lewat fesyen ramah lingkungan, saya ingin menunjukkan bahwa ada banyak cara untuk menyampaikan dukungan,” imbuh Adrie.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Tak Lagi Bebas Flu Burung H5, Australia Kini Darurat Satwa Liar
Tak Lagi Bebas Flu Burung H5, Australia Kini Darurat Satwa Liar
Pemerintah
Dianggap Boros Emisi, Perjalanan Udara Presiden FIFA di Piala Dunia Tuai Protes
Dianggap Boros Emisi, Perjalanan Udara Presiden FIFA di Piala Dunia Tuai Protes
Pemerintah
Ekonom IPB: Pembangunan Terlalu Fokus pada Angka, Abaikan Aspek Moral dan Tata Kelola
Ekonom IPB: Pembangunan Terlalu Fokus pada Angka, Abaikan Aspek Moral dan Tata Kelola
Pemerintah
Mayoritas Pemimpin Bisnis Cemas Transisi Iklim Berjalan Kacau
Mayoritas Pemimpin Bisnis Cemas Transisi Iklim Berjalan Kacau
Pemerintah
PBB Desak Raksasa Teknologi Transparan Soal Dampak Lingkungan dari AI
PBB Desak Raksasa Teknologi Transparan Soal Dampak Lingkungan dari AI
Pemerintah
Dari Gang Sempit di Jakarta, Seorang ASN Bangun Ekonomi Sirkular yang Turut Hidupi Warga
Dari Gang Sempit di Jakarta, Seorang ASN Bangun Ekonomi Sirkular yang Turut Hidupi Warga
LSM/Figur
Konsorsium Tiga Media di Asia Tenggara Kerja Sama untuk Perkuat ESG
Konsorsium Tiga Media di Asia Tenggara Kerja Sama untuk Perkuat ESG
Pemerintah
Menilik Upaya BNI dalam Mendorong Pemerataan Pendidikan di Tanah Air
Menilik Upaya BNI dalam Mendorong Pemerataan Pendidikan di Tanah Air
BUMN
Survei KPMG: 4 dari 5 Perusahaan Bingung Ukur Nilai Ekonomi Bisnis Berkelanjutan
Survei KPMG: 4 dari 5 Perusahaan Bingung Ukur Nilai Ekonomi Bisnis Berkelanjutan
Pemerintah
BNPB Catat Banjir-Kekeringan Landa Sejumlah Wilayah, Ribuan Orang Terdampak
BNPB Catat Banjir-Kekeringan Landa Sejumlah Wilayah, Ribuan Orang Terdampak
Pemerintah
Ilusi Lahan Baru di Tengah Deforestasi
Ilusi Lahan Baru di Tengah Deforestasi
Pemerintah
Regulasi ESG di Indonesia Belum Penuhi Aspek yang Dipersyaratkan Pasar Global
Regulasi ESG di Indonesia Belum Penuhi Aspek yang Dipersyaratkan Pasar Global
Pemerintah
Krisis Iklim Rusak Keanekaragaman Hayati Mikroba Sungai
Krisis Iklim Rusak Keanekaragaman Hayati Mikroba Sungai
Pemerintah
BRIN dan YKAN Uji Pembakaran Gambut Terkendali untuk Perbaiki Akurasi Data Emisi Nasional
BRIN dan YKAN Uji Pembakaran Gambut Terkendali untuk Perbaiki Akurasi Data Emisi Nasional
LSM/Figur
Paparan Suhu Panas Ekstrem Global Naik 22 Persen, Apa Dampaknya?
Paparan Suhu Panas Ekstrem Global Naik 22 Persen, Apa Dampaknya?
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau