Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PT APL Luncurkan Program "APL Peduli", Dukung Kesehatan dan Pendidikan Anak Indonesia

Kompas.com, 27 Juni 2025, 15:32 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL) secara resmi meluncurkan program pengabdian masyarakatnya "APL Peduli" (Program Edukasi dan Dukungan Kesehatan untuk Lindungi Indonesia), di SDN Cipinang 01 Pagi, Jakarta Timur (24/6/2025).

Program ini dirancang untuk menjawab tantangan krusial di bidang kesehatan dan pendidikan di Indonesia, sekaligus berkontribusi pada visi besar Indonesia Emas 2045 dengan memberdayakan generasi masa depan bangsa.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT PAL menggandeng mitra Danone Indonesia dan Siloam Hospitals Group) serta mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan RI.

Presiden Direktur PT Anugerah Pharmindo Lestari, Christophe Piganiol dalam kesempatan tersebut meyakini sinergi dan kemitraan lintas organisasi dapat mendukung dan memberikan dampak positif bagi perwujudan mewujudkan perubahan gaya hidup sehat, khususnya bagi generasi muda.

Christophe juga menekankan, pendekatan holistik yang mengintegrasikan pendidikan dan kesehatan adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sebagai bagian dari kolaborasi dalam program APL Peduli, Danone Indonesia turut berkontribusi melalui kampanye “Minum Susu Bersama” yang mengedukasi pentingnya pencernaan sehat sebagai fondasi tumbuh kembang anak. 

“Kami mengapresiasi langkah APL sebagai mitra bisnis kami yang memiliki visi dan misi sejalan dalam mendukung program keberlanjutan. Inisiatif yang dilakukan APL mencerminkan komitmen bersama dalam memberikan kontribusi sosial yang lebih baik bagi Indonesia,” ujar Karyanto Wibowo, Senior Director Public Affairs & Sustainability Danone Indonesia.

PT APL secara resmi meluncurkan programAPL Peduli (Program Edukasi dan Dukungan Kesehatan untuk Lindungi Indonesia), di SDN Cipinang 01 Pagi, Jakarta Timur (24/6/2025).DOK. PT APL PT APL secara resmi meluncurkan programAPL Peduli (Program Edukasi dan Dukungan Kesehatan untuk Lindungi Indonesia), di SDN Cipinang 01 Pagi, Jakarta Timur (24/6/2025).

Siloam Hospitals Group turut mendukung program APL Peduli melalui inisiatif "Selangkah" (Semangat Lawan Kanker), yang menyediakan layanan skrining kanker payudara gratis bagi perempuan Indonesia, khususnya mereka yang belum memiliki akses terhadap pemeriksaan.

Layanan skrining gratis ini diberikan kepada para ibu, guru, dan masyarakat sekitar. Kegiatan juga serta dilengkapi sesi edukasi mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara.

“Kami percaya bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memperluas dampak layanan kesehatan preventif di masyarakat," tegas Ratih Hadiwinoto, Corporate Affairs & Sustainability Associate Director Siloam Hospitals Group.

"Melalui program Selangkah, kami berharap semakin banyak perempuan yang sadar akan pentingnya deteksi dini sebagai langkah perlindungan diri,” ujarnya.

Baca juga: KEK Sanur Diharapkan Mampu Perkuat Potensi Wisata Kesehatan Indonesia

Selama acara para relawan APL Mengajar yang terdiri dari karyawan APL dan Danone Indonesia aktif membimbing siswa dengan materi interaktif tentang nutrisi dan kesehatan.

Selain program edukasi siswa, digelar pula program pemeriksaan kesehatan gratis bagi orangtua siswa, guru, dan masyarakat sekitar mencakup skrining kanker payudara oleh Siloam Hospitals Group serta pemeriksaan kesehatan umum dari Puskesmas Pulogadung. 

Ke depan, APL Peduli menargetkan untuk menjangkau satu juta penerima manfaat, baik langsung maupun tidak langsung, hingga tahun 2030 melalui kolaborasi berkelanjutan dengan klien, pelanggan, dan komunitas. 

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Laba Melonjak 578 Persen, Seberapa Jauh Ambisi Keberlanjutan BTN?
Laba Melonjak 578 Persen, Seberapa Jauh Ambisi Keberlanjutan BTN?
BUMN
El Nino Diprediksi Terjadi Lagi Tahun 2026, Dunia Bisa Makin Panas
El Nino Diprediksi Terjadi Lagi Tahun 2026, Dunia Bisa Makin Panas
Pemerintah
Kurangi Camilan dan Minuman Rendah Gizi Bisa Tekan Dampak Lingkungan
Kurangi Camilan dan Minuman Rendah Gizi Bisa Tekan Dampak Lingkungan
LSM/Figur
Abrasi Ban Jadi Sumber Mikroplastik di Udara, Bisa Masuk ke Paru-paru
Abrasi Ban Jadi Sumber Mikroplastik di Udara, Bisa Masuk ke Paru-paru
LSM/Figur
PBB Sahkan Kredit Karbon Pertama Sesuai Standar Perjanjian Paris
PBB Sahkan Kredit Karbon Pertama Sesuai Standar Perjanjian Paris
Pemerintah
Inggris Berencana Pangkas Dana Iklim dan Konservasi untuk Asia dan Afrika
Inggris Berencana Pangkas Dana Iklim dan Konservasi untuk Asia dan Afrika
Pemerintah
Kasus Pembunuhan Gajah Tanpa Kepala di Riau, 15 Orang Jadi Tersangka
Kasus Pembunuhan Gajah Tanpa Kepala di Riau, 15 Orang Jadi Tersangka
Pemerintah
Hingga Akhir 2025, Xurya Kembangkan Lebih dari 300 Proyek PLTS di Indonesia
Hingga Akhir 2025, Xurya Kembangkan Lebih dari 300 Proyek PLTS di Indonesia
Swasta
Konflik Israel-AS Vs Iran Bisa Picu Transisi Energi di Indonesia?
Konflik Israel-AS Vs Iran Bisa Picu Transisi Energi di Indonesia?
LSM/Figur
Serangan AS-Israel ke Iran Ancam Transisi Energi dan Emisi Global
Serangan AS-Israel ke Iran Ancam Transisi Energi dan Emisi Global
LSM/Figur
Serangan AS-Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, PBB Soroti Pentingnya Energi Terbarukan
Serangan AS-Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, PBB Soroti Pentingnya Energi Terbarukan
Pemerintah
Perang AS-Israel Vs Iran Picu Lonjakan Harga CPO, Petani Sawit Bisa Paling Terdampak
Perang AS-Israel Vs Iran Picu Lonjakan Harga CPO, Petani Sawit Bisa Paling Terdampak
LSM/Figur
Babak Baru Kasus Anak Gajah Mati di TN Tesso Nilo, Polisi Tangkap Tersangka
Babak Baru Kasus Anak Gajah Mati di TN Tesso Nilo, Polisi Tangkap Tersangka
Pemerintah
Mengapa Banyak Karyawan Resign Setelah Dapat THR Lebaran?
Mengapa Banyak Karyawan Resign Setelah Dapat THR Lebaran?
LSM/Figur
Bahan Kimia Abadi PFAS Terdeteksi dalam Makanan Anjing dan Kucing
Bahan Kimia Abadi PFAS Terdeteksi dalam Makanan Anjing dan Kucing
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau