Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Maybank Indonesia Gelar Global CR Day 2025, Angkat Tema “Literasi Hijau”

Kompas.com, 30 September 2025, 17:53 WIB
Add on Google
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) menggelar rangkaian kegiatan Global CR Day 2025 dan program Cahaya Kasih 2025–2026 yang terintegrasi dengan inisiatif keberlanjutan serta literasi.

Program tahunan ini sudah memasuki pelaksanaan ke-13 dan menjadi bagian dari komitmen Maybank mencapai target Carbon Neutral 2030.

Tahun ini, Maybank Indonesia mengusung tema “The Next Chapter of Negeri di Awan: Literasi Hijau”, kelanjutan dari gerakan literasi yang diluncurkan tahun lalu.

Baca juga: Maybank Indonesia Tanam 6.895 Tanaman Produktif dan Ajarkan Budidaya Manggot

Fokusnya adalah peningkatan kompetensi literasi dan numerasi anak-anak di taman baca dan sekolah dasar, serta literasi hijau yang menekankan edukasi lingkungan, penanaman pohon produktif, dan pengolahan sampah organik dengan teknologi composter maupun black soldier fly.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan menyatakan bahwa literasi hijau bukan hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga fondasi penting bagi masa depan ekonomi dan sosial masyarakat.

“Melalui keterlibatan aktif anak-anak, orang tua, guru, hingga relawan Maybankers, kami berharap program ini dapat menciptakan generasi yang lebih peduli, tangguh, dan siap menghadapi tantangan global menuju *net zero emission* 2050, selaras dengan misi Maybank Group,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/9/2025).

Edukasi Lingkungan dan Literasi

Rangkaian kegiatan Global CR Day berlangsung di kantor pusat dan 66 kantor cabang Maybank Indonesia, serta serentak di jaringan Maybank Group di seluruh dunia.

Tahun ini, Maybank Indonesia menargetkan lebih dari 3.000 penerima manfaat dari berbagai kalangan dan penanaman sedikitnya 2.150 pohon produktif di sejumlah wilayah Indonesia.

Berbagai kegiatan dilaksanakan, mulai dari penanaman 2.000 pohon produktif dan pelepasan bibit ikan melalui sistem Bioflok oleh jajaran Direksi dan Komisaris, hingga lomba mewarnai, puisi, dan cerdas cermat bagi siswa sekolah dasar untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Maybank Indonesia juga membentuk laboratorium pengelolaan sampah organik serta mengembangkan UMKM berbasis composter dan black soldier fly.

Baca juga: Maybank Indonesia Salurkan Pembiayaan untuk Usaha Berkelanjutan Rp 22,1 Triliun

Sementara itu, 66 kantor cabang Maybank Indonesia turut berkontribusi melalui penanaman minimal 25 pohon di masing-masing wilayah dan kegiatan literasi hijau yang melibatkan 25–30 relawan karyawan di setiap cabang.

Program Cahaya Kasih

Sejalan dengan Global CR Day, program Cahaya Kasih 2025–2026 difokuskan pada peningkatan literasi keuangan, numerasi, dan literasi hijau.

Kegiatan berlangsung mulai Oktober 2025 hingga September 2026 di berbagai pusat taman baca dan komunitas, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Program ini menargetkan 3.600 anak usia dini dan sekolah dasar serta 720 orang tua untuk terlibat aktif dalam kegiatan literasi.

Aktivitas yang dijalankan meliputi dukungan operasional dan fasilitas pendidikan di pusat baca selama satu tahun, kunjungan bulanan sukarelawan Maybankers untuk pelatihan literasi keuangan dan hijau, serta edukasi pengelolaan sampah organik melalui composter, bank sampah, dan pemanfaatan black soldier fly.

Steffano menambahkan, Cahaya Kasih bertujuan membangun kesadaran bahwa keberlanjutan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Kami percaya pendidikan dan lingkungan adalah dua pilar yang saling menguatkan untuk masa depan Indonesia,” katanya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Manfaatkan Pangan Lokal, Sup Matahari Jadi Menu Favorit Atasi Stunting di Ngawi
Manfaatkan Pangan Lokal, Sup Matahari Jadi Menu Favorit Atasi Stunting di Ngawi
LSM/Figur
Pertamina Lirik Tebu jadi Bahan Baku Bensin Nabati
Pertamina Lirik Tebu jadi Bahan Baku Bensin Nabati
BUMN
BRIN Dorong Pengembangan PLTSa untuk Tangani Sampah di Wilayah 3T
BRIN Dorong Pengembangan PLTSa untuk Tangani Sampah di Wilayah 3T
Pemerintah
Menteri LH Perkuat Penegakan Hukum Kasus Karhutla
Menteri LH Perkuat Penegakan Hukum Kasus Karhutla
Pemerintah
BMKG Sebut Hujan Bakal Melanda hingga 20 April, Ini Wilayah yang Harus Waspada
BMKG Sebut Hujan Bakal Melanda hingga 20 April, Ini Wilayah yang Harus Waspada
Pemerintah
Waste4Change: Produksi Sampah Nasional Per Hari Setara 12 Candi Borobudur
Waste4Change: Produksi Sampah Nasional Per Hari Setara 12 Candi Borobudur
LSM/Figur
Pangkas Emisi, Perusahaan Logistik Global Beralih ke Avtur Ramah Lingkungan
Pangkas Emisi, Perusahaan Logistik Global Beralih ke Avtur Ramah Lingkungan
Swasta
Gas Metana di Atmosfer Melonjak Dalam 4 Tahun, Tertinggi pada 2021
Gas Metana di Atmosfer Melonjak Dalam 4 Tahun, Tertinggi pada 2021
LSM/Figur
Minim Aksi Iklim, Pendapatan Rata-Rata Masyarakat Dunia Diprediksi Turun 15 Persen
Minim Aksi Iklim, Pendapatan Rata-Rata Masyarakat Dunia Diprediksi Turun 15 Persen
Pemerintah
ISO Perbarui Standar Utama Manajemen Lingkungan
ISO Perbarui Standar Utama Manajemen Lingkungan
Swasta
Dosen Unej Teliti Tanaman Zaman Prasejarah di Geopark Ijen
Dosen Unej Teliti Tanaman Zaman Prasejarah di Geopark Ijen
LSM/Figur
Krisis Selat Hormuz, FAO Ingatkan Bahaya Inflasi Pangan Global
Krisis Selat Hormuz, FAO Ingatkan Bahaya Inflasi Pangan Global
Pemerintah
KKP Tak Tenggelamkan Kapal Asing Ilegal Seperti Era Susi Pudjiastuti, tapi Diberikan ke Nelayan
KKP Tak Tenggelamkan Kapal Asing Ilegal Seperti Era Susi Pudjiastuti, tapi Diberikan ke Nelayan
Pemerintah
Pakar IPB Beberkan Cara Berantas Lonjakan Populasi Ikan Sapu-sapu
Pakar IPB Beberkan Cara Berantas Lonjakan Populasi Ikan Sapu-sapu
Pemerintah
Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja Rendah, Ngantuk Saat Jam Pelajaran
Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja Rendah, Ngantuk Saat Jam Pelajaran
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau