Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

COP30 Dinilai Gagal Bangkitkan Ambisi Dunia Hadapi Krisis Iklim

Kompas.com, 9 Desember 2025, 08:35 WIB
Manda Firmansyah,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim ke-30 PBB (KTT COP30) di Belem, Brasil, menghasilkan dokumen Global Mutirão yang memuat beberapa inisiatif baru.

Misalnya, Global Implementation Accelerator (GIA) untuk mempercepat aksi dan mitigasi iklim dalam Nationally Determined Contribution (NDC), atau Belém Mission to 1.5 untuk mendorong ambisi dan investasi iklim.

Baca juga:

Global Mutirao dari COP30 dinilai belum berhasil, mengapa?

Masyarakat adat berpartisipasi dalam pembukaan Desa COP selama KTT Iklim COP30 di Belem, Brasil, Selasa (11/11/2025).COP30 BRASIL/ALINE MASSUCA Masyarakat adat berpartisipasi dalam pembukaan Desa COP selama KTT Iklim COP30 di Belem, Brasil, Selasa (11/11/2025).

Namun, hasil Global Mutirão belum sepenuhnya mampu membangkitkan tekad negara-negara dalam menghadapi krisis iklim. Lemahnya tekad tersebut ditandai dengan tidak tercapainya gagasan peta jalan penghentian penggunaan bahan bakar fosil dan belum konkretnya komitmen pendanaan iklim.

Bahkan, dalam dokumen Global Mutirão belum ada penegasan terhadap aspek transisi berkeadilan (just transition). Komitmen iklim Indonesia dalam Second Nationally Determined Contribution (SNDC) yang diperbarui pada 2025 juga belum mencerminkan poin kritis dalam First Global Stocktake.

Mekanisme Global Stocktake bertujuan menilai progres implementasi komitmen iklim dan kesenjangannya terhadap target pembatasan kenaikan suhu 1,5 derajat celsius.

Hasilnya, untuk menjaga suhu global tidak meningkat lebih dari 1,5 derajat celsius, emisi gas rumah kaca (GRK) di seluruh dunia harus turun 43 persen pada 2030. Kemudian, harus juga turun 60 persen pada 2035 dibandingkan tingkat emisi GRK tahun 2019.

Sebanyak 122 negara memang telah memformalkan NDC 2035 pasca-COP30. Kendati demikian, analisis Climate Action Tracker memproyeksikan bahwa suhu bumi pada akhir abad ini akan naik sekitar 2,6 derajat celsius, dengan 50 persen probabilitas untuk lebih tinggi atau lebih rendah.

Baca juga:

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau