Penulis
Risiko panas tidak hanya mengancam pemain. Penonton juga menghadapi bahaya yang sering diremehkan.
Chris Fuhrmann dari Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) mengatakan, aktivitas bersorak meningkatkan panas metabolik tubuh. Detak jantung naik, dan kondisi fisik penonton umumnya tidak sebaik atlet.
"Saat bersorak, sebenarnya Anda menghasilkan banyak panas metabolik dan detak jantung Anda meningkat. Penonton, dibandingkan dengan atlet profesional, umumnya tidak dalam kondisi fisik yang sebaik atlet profesional," jelas Fuhrmann.
"Mereka memiliki banyak kondisi kesehatan lain yang meningkatkan kemungkinan mereka mengalami hasil kesehatan yang buruk atau terkena stres panas," lanjut dia.
Efek panas perkotaan dari beton dan aspal bisa memperparah suhu di stadion. Sirkulasi udara yang baik, area teduh, dan akses air minum menjadi faktor penting.
Tidak hanya itu, konsumsi alkohol juga bisa memperburuk risiko dehidrasi.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya