Setelah kebakaran hutan di Los Angeles, bencana termahal tahun 2025 adalah gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar pada bulan Maret.
Diperkirakan gempa bumi Myanmar menyebabkan kerugian 12 miliar dollar AS (sekitar Rp 202,3 triliun), yang hanya sebagian kecilnya diasuransikan.
Siklon tropis mengakibatkan kerugian sekitar 37 miliar dollar AS (sekitar Rp 623,9 triliun). Jamaika dihantam oleh Badai Melissa, salah satu badai terkuat yang pernah mendarat, menghasilkan kerugian sekitar 9,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 165,2 triliun).
Baca juga:
Berdasarkan wilayah, total kerugian Amerika Serikat mencapai 118 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.990,3 triliun), dengan 88 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.484,3 triliun) di antaranya diasuransikan.
Sementara itu, kawasan Asia-Pasifik mengalami kerugian sekitar $73 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.231,3 triliun) dengan hanya sembilan miliar dollar AS (sekitar Rp 151,8 triliun) yang diasuransikan.
Australia mengalami tahun termahal kedua dalam hal kerugian keseluruhan akibat bencana alam sejak tahun 1980 karena serangkaian badai dan banjir hebat.
Eropa mengalami kerugian sebesar 11 miliar dollar AS (sekitar Rp 185,5 triliun). Untuk Afrika, bencana alam menyebabkan kerugian sebesar tiga miliar dollar AS (sekitar Rp 50,6 triliun), kurang dari seperlima di antaranya diasuransikan.
Laporan Munich Re muncul pada saat skeptisisme terhadap kebijakan ramah lingkungan meningkat, terutama sejak kembalinya Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke tampuk kekuasaan.
Namun Grimm memperingatkan bahwa Bumi "terus menghangat".
"Lebih banyak panas berarti lebih banyak kelembapan, curah hujan yang lebih deras, dan kecepatan angin yang lebih tinggi, perubahan iklim sudah berkontribusi pada cuaca ekstrem," ucapnya.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya