KOMPAS.com - Tinggal di lingkungan perkotaan yang ditumbuhi pepohonan bisa bermanfaat bagi kesehatan, termasuk mengurangi tingkat penyakit kardiovaskular. Temuan tersebut menurut studi dari University of California, Amerika Serikat.
"Studi ini menunjukkan bahwa penguraian ruang hijau sangat penting untuk memahami efeknya terhadap kesehatan kardiovaskular," tulis studi yang terbit di jurnal Environmental Epidemiology ini, dilansir dari laman resminya, Jumat (23/1/2026).
Baca juga:
Adapun penyakit kardiovaskular meliputi kondisi yang merusak jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung, strok, gagal jantung, dan pembekuan darah.
Berdasarkan studi tersebut, penurunan tingkat penyakit kardiovaskular sebesar empat persen terdeteksi pada orang-orang yang tinggal dekat area dengan tutupan pohon yang lebih banyak.
Namun, orang-orang yang tinggal di area rumput dan tanaman berbatang pendek lainnya menunjukkan pola yang berbeda.
Tinggal di area dengan lebih banyak rumput menunjukkan peningkatan penyakit kardiovaskular sebesar enam persen, sedangkan belukar menunjukkan peningkatan sebesar tiga persen.
Dengan demikian, ruang hijau saja tidak menjamin kesehatan yang lebih baik. Jenis vegetasi memberikan perbedaan yang besar.
"Temuan kami menunjukkan bahwa intervensi kesehatan masyarakat harus memprioritaskan pelestarian dan penanaman kanopi pohon di lingkungan sekitar," kata profesor madya di Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Peter James, dikutip dari Earth.com.
Baca juga:
Tinggal di lingkungan perkotaan dengan pepohonan bermanfaat bagi kesehatan, termasuk mengurangi tingkat penyakit kardiovaskular.Pohon membantu mengurangi polusi udara dengan menjebak partikel berbahaya pada daun dan kulit kayu. Udara yang lebih bersih mengurangi tekanan pada pembuluh darah dan jantung.
Selain itu, pohon juga mengurangi kebisingan lalu lintas, yang membantu mengontrol tekanan darah.
Naungan dari pohon membantu mendinginkan jalan dan bangunan. Suhu yang lebih rendah mengurangi stres akibat panas, yang mana memberi tekanan pada jantung.
Jalan yang dipenuhi pohon juga meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Lingkungan yang tenang mendukung ritme jantung yang lebih sehat dan keseimbangan hormon.
Pepohonan yang rimbun mendorong seseorang untuk berjalan kaki dan aktivitas luar ruangan, selain ada pengaruh dari infrastruktur. Jalan yang lebih aman dan sejuk mendorong aktivitas fisik dan kontak sosial, yang melindungi kesehatan kardiovaskular dari waktu ke waktu.
Namun, mengapa rumput menunjukkan efek yang berbeda?
Tinggal di lingkungan perkotaan dengan pepohonan bermanfaat bagi kesehatan, termasuk mengurangi tingkat penyakit kardiovaskular.Rumput disebut menawarkan manfaat perlindungan yang lebih sedikit daripada pohon. Hamparan rerumputan memerlukan perawatan yang sering sehingga menambah polusi udara ke daerah sekitarnya.
Perawatan halaman rumput juga sering menggunakan pestisida kimia, dan paparan jangka panjang terhadap bahan kimia tersebut dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit jantung.
Rumput memberikan naungan dan pendinginan yang terbatas sehingga memungkinkan panas menumpuk, terutama di lingkungan perkotaan.
Hamparan rerumputan terbuka juga menyerap lebih sedikit kebisingan dan menyaring lebih sedikit polusi udara daripada kanopi pohon.
Baca juga:
Area dengan halaman rumput yang luas juga mencerminkan desain perkotaan yang berfokus pada perluasan wilayah. Desain seperti ini mengurangi kemudahan berjalan kaki dan justru dinilai meningkatkan penggunaan mobil yang membahayakan jantung.
Semak dan perdu menunjukkan keterbatasan serupa, menawarkan perlindungan yang lebih sedikit untuk kesehatan jantung dibandingkan dengan pohon.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya