Menurut Surjanto, isu keberlanjutan telah menjadi kebutuhan krusial bagi kelangsungan UMKM. Pelaku UMKM memang sering kali terlalu berfokus pada keuntungan jangka pendek tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjangnya.
Dengan adanya laporan keberlanjutan ini, pelaku UMKM diharapkan akan lebih terdorong untuk memikirkan keberlangsungan bisnisnya ke depannya.
Laporan keberlanjutan ini akan membantu perusahaan mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
"Kita harus mulai dan nanti ke depan kalau itu kita jalankan dengan benar, itu akan membuat kita berpikir akan ke sana," kata Surjanto.
"Karena sustainability report itu adalah suatu yang harus kita mulai dan nanti ke depan kalau itu kita jalankan dengan benar, itu akan bisa, membuat kita berpikirnya akan ke sana. Jadi, justru yang seakan-akan isu sustainability menjadi tantangan, sebetulnya itu suatu kebutuhan," imbuh dia.
Sebagai informasi, DSC Season 16 menjadi bagian dari dukungan Wismilak Foundation untuk mendampingi UMKM.
DSC menggandeng Unversitas Katolik Parahyangan untuk mendampingi top 45 peserta dalam penyusunan sustainability company profile sebagai upaya mendorong praktik usaha yang berkelanjutan berdasarkan ESG (environmental, social, and governance) sejak awal tahap pertumbuahn bisnis.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya