Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

DLH DKI Jelaskan Penyebab Bau RDF Rorotan, Tak Selalu dari Operasional Fasilitas

Kompas.com, 4 Februari 2026, 12:47 WIB
Manda Firmansyah,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Terdapat delapan lokasi pemasangan stasiun pemantau kualitas udara (SPKU) di sekitar fasilitas RDF di Rorotan.

SPKU berada di Metland Menteng, SDN Cakung Timur 05, JGC Shinano, SMKN 4 Jakarta Utara, SDN Rorotan 03 Pagi, Rusun Rorotan, Taman Sungai Kendal, dan Taman RW 09 Rorotan.

Alat in dilengkapi sensor kebauan untuk mendeteksi amoniak, hidrogen sulfida, metil merkaptan, metil sulfida, dan stirena.

"Alat dengan sensor kebauan (itu) pertama yang ada di Indonesia. Jadi, di Indonesia enggak pernah ada alat automatic yang memasang sensor kebauan. Baru, hanya ada di sini," ujar Agung.

Baca juga:

Sebelumnya, Ketua RT 18 RW 14, Cluster Shinano Perumahan Jakarta Garden City (JGC), Kelurahan Cakung Timur, Jakarta Timur, Wahyu Andre Maryono mengeluhkan bau dari fasilitas RDF sangat mengganggu aktivitas sehari-hari warga perumahan.

"Bau banget sampah dari RDF itu, bukan bau sampah biasa, tapi bau asam yang menusuk hidung. Aktivitas sehari-hari jelas terganggu. Bayangkan saja, mau makan atau sedang bersantai di rumah bersama keluarga, tiba-tiba 'serangan' bau datang," ujar Wahyu Andre kepada Kompas.com, Senin (2/2/2026).

Saat "serangan" bau datang, Wahyu segera menutup pintu dan jendela dengan rapat, meski menginginkan sirkulasi udara yang segar.

Ia juga khawatir dampak kesehatan dari bau tidak sedap RDF bagi anak-anak dan lanjut usia (lansia) di lingkungan tempat tinggalnya, yang memang sering beraktivitas di luar ruangan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau