Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

Kompas.com, 8 Februari 2026, 21:32 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

“Saat selesai beraktivitas dan beristirahat, mobil juga perlu diistirahatkan sambil di-charge. Itulah fungsi utama home charging,” katanya.

Melalui produk Home Charging Ultima, PLN menawarkan paket premium yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan PLN.

Keunggulan utamanya adalah tarif diskon pada pukul 22.00–05.00. Dengan skema ini, biaya pengisian bisa turun hingga Rp 178 per kilometer, jauh lebih murah ketimbang pengisian di SPKLU yang berkisar Rp 370 per kilometer.

Biaya tersebut juga lebih murah dari mobil berbahan bakar bensin yang mencapai sekitar Rp 1.300 per kilometer.

“Perbandingannya sangat terasa. Dari Rp 1.300 turun ke Rp 370, lalu ke Rp 178. Bagi masyarakat yang cermat mengatur pengeluaran, ini sangat menguntungkan,” kata Revanny.

Baca juga: Penjualan REC PLN Tumbuh 19,65 Persen, Industri Berat dan Manufaktur Besar Jadi Pendorong Utama

Peran strategis SPKLU di perjalanan

Meski home charging menjadi basis, keberadaan SPKLU tetap krusial, terutama untuk perjalanan jarak jauh, kondisi darurat, serta kebutuhan kendaraan operasional seperti taksi online.

“Mobilitas kita tidak selalu terencana. Bisa saja lupa mengisi daya di rumah atau tiba-tiba ada tugas mendadak. Di situlah SPKLU hadir sebagai solusi cepat. Pengisian (daya) di SPKLU rata-rata hanya 20–30 menit sudah penuh,” jelasnya.

Melalui PLN Mobile, pengguna dapat melihat peta SPKLU secara real-time, mengetahui ketersediaan charger, daya yang tersedia, hingga antrean. Fitur Trip Planner membantu pengguna merancang perjalanan dengan lebih tenang.

“Pengalaman pelanggan selama ini benar-benar kami gali agar aplikasi ini relevan dengan kebutuhan nyata,” kata Revanny.

Buka peluang bisnis bagi mitra

PLN juga tidak memonopoli ekosistem SPKLU. Justru perusahaan mendorong keterlibatan pelaku usaha untuk ikut membangun jaringan pengisian daya.

Baca juga: Rumah Baru Anti Gelap, Begini Cara Praktis Pasang Listrik via PLN Mobile

“SPKLU bisa menjadi bisnis bagi mitra. PLN hanya menjadi inisiator awal, tetapi kami sangat terbuka bagi badan usaha yang ingin berinvestasi. Skema kemitraan sudah tersedia dan bisa diajukan langsung melalui PLN Mobile,” ucap Revanny.

Cara pengajuan dibuat sederhana, mulai dari pendaftaran hingga panduan teknis tersedia di aplikasi. Hal serupa berlaku untuk layanan Home Charging Ultima yang dapat diajukan secara mandiri oleh pelanggan.

Promo khusus IIMS 2026

Di IIMS 2026, PLN turut menawarkan berbagai promo menarik. Salah satunya adalah program Power Up Event yang memberikan diskon 50 persen untuk layanan tambah daya.

Caranya menikmati promo itu cukup mudah. Pengunjung hanya melakukan check-in di booth PLN melalui PLN Mobile, lalu melakukan transaksi.

Sistem akan otomatis memberikan potongan harga tanpa perlu proses manual. Promo ini berlaku selama pameran dan dapat digunakan untuk seluruh ID pelanggan di Indonesia, dari Jayapura hingga Aceh.

Baca juga: Bikin Hajatan Tanpa Genset, Begini Cara Pesan Listrik Sementara via PLN Mobile

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dampak El Nino: Terusan Panama Hadapi Krisis Air dan Penurunan Jalur Pelayaran
Dampak El Nino: Terusan Panama Hadapi Krisis Air dan Penurunan Jalur Pelayaran
Pemerintah
Keanekaragaman Pohon Jadi Perisai Hutan Hadapi Krisis Iklim
Keanekaragaman Pohon Jadi Perisai Hutan Hadapi Krisis Iklim
Pemerintah
Perkembangan AI di Asia Pasifik Pesat, tapi Masih Ada Kesenjangan
Perkembangan AI di Asia Pasifik Pesat, tapi Masih Ada Kesenjangan
Pemerintah
Abu Vulkanik Ganggu Proses Fotosintesis Tanaman, Berisiko Gagal Panen Jika Terpapar Terlalu Lama
Abu Vulkanik Ganggu Proses Fotosintesis Tanaman, Berisiko Gagal Panen Jika Terpapar Terlalu Lama
LSM/Figur
Perempuan Makin Didorong Terlibat dalam Transisi Energi Indonesia
Perempuan Makin Didorong Terlibat dalam Transisi Energi Indonesia
LSM/Figur
Cavendish Rentan Penyakit Layu Fusarium, RI Bisa Ubah Pisang Liar Jadi Varietas Unggul Tahan Krisis Iklim
Cavendish Rentan Penyakit Layu Fusarium, RI Bisa Ubah Pisang Liar Jadi Varietas Unggul Tahan Krisis Iklim
LSM/Figur
Banyak TPA Masih Terbakar Selama El Niño dan Musim Kemarau, Meski Praktik Open Dumping Dilarang
Banyak TPA Masih Terbakar Selama El Niño dan Musim Kemarau, Meski Praktik Open Dumping Dilarang
LSM/Figur
Penerbitan Obligasi Hijau Global Tembus Rekor Baru di Q2 2026
Penerbitan Obligasi Hijau Global Tembus Rekor Baru di Q2 2026
Pemerintah
Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke 5 Provinsi, Ahli Peringatkan Risiko Kesehatan dari Menghirup dan Lingkungan Tercemar
Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke 5 Provinsi, Ahli Peringatkan Risiko Kesehatan dari Menghirup dan Lingkungan Tercemar
LSM/Figur
Karhutla dan Abu Vulkanik Berisiko Ganggu Perdagangan Indonesia
Karhutla dan Abu Vulkanik Berisiko Ganggu Perdagangan Indonesia
LSM/Figur
PBB Peringatkan Kenaikan Permukaan Air Laut Jadi Ancaman Nyata Bagi HAM
PBB Peringatkan Kenaikan Permukaan Air Laut Jadi Ancaman Nyata Bagi HAM
Pemerintah
Krisis Iklim Turunkan Performa Pembangkit Saat Permintaan Listrik Naik
Krisis Iklim Turunkan Performa Pembangkit Saat Permintaan Listrik Naik
Pemerintah
Dorong Pendidikan Inklusif, 5 Kampus Indonesia Pelajari Sistem Layanan Disabilitas di Jepang
Dorong Pendidikan Inklusif, 5 Kampus Indonesia Pelajari Sistem Layanan Disabilitas di Jepang
Swasta
Studi Ungkap Polusi Kapal Laut Lebih Bahaya dari Kendaraan Bermotor
Studi Ungkap Polusi Kapal Laut Lebih Bahaya dari Kendaraan Bermotor
Pemerintah
Kepedulian Iklim Pekerja Untungkan Karier Jika Sejalan Tujuan Perusahaan
Kepedulian Iklim Pekerja Untungkan Karier Jika Sejalan Tujuan Perusahaan
Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau