Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, dari Home Charging hingga SPKLU

Kompas.com, 8 Februari 2026, 21:32 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

Selain itu, pengunjung yang bertransaksi minimal Rp 50.000 di booth juga berkesempatan mendapat hadiah langsung dari PLN Mobile.

Revanny kembali mengatakan, PLN Mobile diposisikan sebagai superapps yang mengintegrasikan seluruh layanan kelistrikan, mulai dari pembelian token dengan biaya admin paling murah, pembayaran tagihan, pengajuan layanan, hingga program loyalitas, seperti SWACAM dan undian Gelegar PLN Mobile.

“Tidak perlu lagi mencari orang dalam atau kenalan. Semua layanan cukup diakses lewat PLN Mobile. Tujuan kami satu, semuanya makin mudah,” tegas Revanny.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti media sosial PLN agar tidak ketinggalan informasi promo dan inovasi terbaru.

Apresiasi pengguna layanan dan fitur PLN Mobile

Salah satu pengunjung booth PLN di IIMS 2026, Rudy Hudin, mengaku seluruh layanan kelistrikan kini dapat diakses melalui PLN Mobile.

Baca juga: PLN Percepat Pemulihan Listrik di Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

Ia menilai, proses administrasi, seperti tambah daya hingga perubahan layanan, dapat diselesaikan dengan cepat tanpa harus datang ke kantor PLN.

“Pengisian daya di rumah rasanya seperti punya SPKLU sendiri. Biayanya murah dan sangat mendukung mobil listrik untuk Indonesia yang lebih hijau,” ujar Rudy.

Pengunjung lain, Rajha Effendy, menyebut aplikasi PLN Mobile cukup membantu karena pengguna dapat memantau status baterai dan ketersediaan SPKLU.

“Ya, lumayan simpel lewat aplikasi PLN Mobile untuk ngecharge mobil. Terus kan bisa dilihat juga ya baterai kita pas lagi ngecharge berapa. Terus yang lagi pakai ada orang apa enggak. Lumayan simpel sih aplikasinya dan lumayan membantu,” katanya.

Mus Mulyadi, pengunjung lain, juga mengapresiasi kehadiran booth PLN yang memberikan informasi promo pemasangan home charging.

Baca juga: PLTA Sipansihaporas, Bukti Komitmen PLN Minimalkan Risiko Banjir di Tapanuli Tengah

Ia menilai, penggunaan EV jauh lebih efisien secara operasional ketimbang mobil konvensional. Apalagi, kini telah didukung jaringan SPKLU PLN yang luas dan dapat digunakan berbagai unit kendaraan.

“Kebetulan saya juga pengguna PLN Mobile untuk SPKLU-nya khususnya. Kenapa? Karena itu sudah tersebar banyak. Beda dengan provider-provider lain, itu ada yang khusus unit tertentu. Kalau di PLN, kita semua unit bisa dan itu sudah tersebar di mana-mana,” terang Mus.

Melalui platform PLN Mobile, PLN berupaya menghadirkan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan mudah diakses, mulai dari layanan home charging hingga SPKLU untuk perjalanan jarak jauh.

Adapun Partisipasi PLN di IIMS 2026 menjadi penanda penting perjalanan transisi energi Indonesia.

Dengan mengusung semangat green energy dan dukungan teknologi digital, PLN berupaya memastikan bahwa adopsi kendaraan listrik tidak berhenti pada pembelian unit, tetapi berlanjut pada pengalaman penggunaan yang nyaman dan ekonomis.

Baca juga: Terangi Aceh Pascabencana, PLN Distribusikan 1.000 Genset ke Wilayah Terparah

“PLN hadir sebagai partner bagi seluruh pengguna EV. 'Your EV Partner', itulah komitmen kami,” terang Revanny.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Pemerintah Dorong Aset Digital Dukung Pembiayaan Berkelanjutan di Sektor Riil
Pemerintah Dorong Aset Digital Dukung Pembiayaan Berkelanjutan di Sektor Riil
Pemerintah
Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Pentingnya Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dan Kelestarian Alam
Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Pentingnya Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dan Kelestarian Alam
BUMN
Biaya Teknologi AI Diperkirakan Terus Membengkak hingga 2027
Biaya Teknologi AI Diperkirakan Terus Membengkak hingga 2027
Pemerintah
Dampak El Nino: Agustus 2026 Jadi Bulan Terpanas dalam Sejarah Bumi
Dampak El Nino: Agustus 2026 Jadi Bulan Terpanas dalam Sejarah Bumi
Pemerintah
Vape Sekali Pakai Bakal Jadi Ancaman Bahaya Lingkungan Baru
Vape Sekali Pakai Bakal Jadi Ancaman Bahaya Lingkungan Baru
Pemerintah
Ancaman 2050: Setengah Penghasilan Keluarga Miskin Habis untuk Makan
Ancaman 2050: Setengah Penghasilan Keluarga Miskin Habis untuk Makan
Pemerintah
Raih 2 TOP GRC Awards 2026, Ethos Dorong Bisnis Berdampak bagi Ekonomi Wilayah
Raih 2 TOP GRC Awards 2026, Ethos Dorong Bisnis Berdampak bagi Ekonomi Wilayah
Swasta
Global Ethics Forum 2026, Menguatkan Etika dalam Pertumbuhan Bisnis
Global Ethics Forum 2026, Menguatkan Etika dalam Pertumbuhan Bisnis
LSM/Figur
Pakar UI: Kebakaran TPA Berulang Tunjukkan Transformasi 'Open Dumping' Belum Efektif
Pakar UI: Kebakaran TPA Berulang Tunjukkan Transformasi "Open Dumping" Belum Efektif
LSM/Figur
Erupsi Gunung Anak Krakatau Jadi Awal Pembentukan Ekosistem Baru
Erupsi Gunung Anak Krakatau Jadi Awal Pembentukan Ekosistem Baru
LSM/Figur
Potensi Unik Mikroba Asli Tanah Sulawesi, Bisa Bantu Pulihkan Lahan Bekas Tambang
Potensi Unik Mikroba Asli Tanah Sulawesi, Bisa Bantu Pulihkan Lahan Bekas Tambang
LSM/Figur
SIG Dorong Penggunaan Bahan Bakar Alternatif untuk Tekan Emisi Industri Semen
SIG Dorong Penggunaan Bahan Bakar Alternatif untuk Tekan Emisi Industri Semen
Pemerintah
Rantai Dingin Jadi Kunci Kurangi Ikan Terbuang, Energi Bersih Didorong untuk Dimanfaatkan
Rantai Dingin Jadi Kunci Kurangi Ikan Terbuang, Energi Bersih Didorong untuk Dimanfaatkan
Swasta
Walhi: Berulangnya Kebakaran TPA karena Buruknya Tata Kelola Sampah
Walhi: Berulangnya Kebakaran TPA karena Buruknya Tata Kelola Sampah
LSM/Figur
KLH: Potensi Ekonomi Karbon Bantu Industri Nikel Lakukan Dekarbonisasi
KLH: Potensi Ekonomi Karbon Bantu Industri Nikel Lakukan Dekarbonisasi
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau