Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Semua Harus Diganti, Ini Cara Service Hub Batam Milik Schneider Optimalkan Aset

Kompas.com, 28 Februari 2026, 20:34 WIB
Add on Google
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

BATAM, KOMPAS.com - Reparasi tak selamanya mengganti produk lama dengan yang baru. Di Service Hub Batam milik Schneider Electric, reparasi bisa bermakna mengubah pola pikir dan meningkatkan produk sehingga lebih berkelanjutan.

"Di Schneider, kita punya end-to-end activity yang kita rangkum dalam tiga topik, tiga cycle," kata Business Vice President, Services & Sustainability, Schneider Electric, Geraldi Tjhin di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (25/2/2026).

Baca juga:

Berkunjung ke Service Hub Batam milik Schneider Electric

Pemetaan masalah hingga perawatan

Service Hub Batam berlokasi di Ruko Mega Techno City di Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Bangunannya terdiri dari beberapa lantai yang terbagi menjadi beberapa fungsi, antara lain ruang penyimpanan spare-part hingga ruang untuk pelatihan para teknisi setempat.

Pusat layanan ini menawarkan layanan untuk berbagai bidang, di antaranya data center (pusat data) dan industri healthcare (kesehatan).

Diresmikan pada akhir 2025 lalu, pusat layanan ini beroperasi dengan cakupan wilayah Indonesia barat. Namun, tak menutup kemungkinan meluas hingga ke negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.

Layanan Service Hub Batam diawali dari EcoConsult. Pada tahap ini, para tenaga ahli akan melakukan audit dan penemuan pain point (masalah utama) sebelum proyek berlanjut.

"Tenaga ahli consulting bisa datang melakukan audit, melakukan verifikasi, sebenarnya aset bapak sama ibu itu seperti apa, kondisinya baik atau tidak, performanya sudah oke atau tidak, dari segi kelistrikan aman atau tidak, mana yang harus diganti, mana yang harus dilakukan perawatan," jelas Geraldi.

Business Vice President, Services & Sustainability, Schneider Electric, Geraldi Tjhin di Service Hub Batam, Rabu (25/2/2026).KOMPAS.com/Ni Nyoman Wira Business Vice President, Services & Sustainability, Schneider Electric, Geraldi Tjhin di Service Hub Batam, Rabu (25/2/2026).

Tim tersebut juga bisa melakukan audit energi untuk memberikan solusi terkait roadmap (peta jalan) efisiensi yang seperti apa. 

"Dengan investment (investasi) kecil bisa mendapatkan ROI (return of investment) berapa tahun, emisi karbonnya bisa direduksi berapa," tambah dia. 

Tahap selanjutnya adalah EcoCare yang disebut sama seperti maintenance plan (rencana perawatan).

Geraldi memberi contoh AC yang biasanya harus diperbaiki secara berkala. Pada tahap ini, teknisi bisa datang dan menentukan penanganan selanjutnya, misalnya dari segi temperatur atau freon. 

Baca juga:

Tak semuanya harus diganti dengan yang baru

Apabila perawatan sudah dilakukan, pelanggan bisa maju ke tahap EcoFit agar mereka lebih memahami perawatan aset yang ada dan lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

"Tidak semuanya harus diganti. Tidak semuanya harus dimodernisasi. Di Schneider kami percaya kalau misalnya kamu melakukan maintenance yang proper (tepat), dan kamu melakukan prosedur penggantian yang baik, pasti umur dari aset itu bakal lebih lama," terang Geraldi.

Dengan demikian, opsi penggantian produk atau aset menjadi opsi terakhir yang ditawarkan. Sebab, sebisa mungkin umur produk atau aset tersebut diperpanjang.

Sistem monitoring juga bisa dipasang di aset atau produk tersebut sehingga bisa dipantau kecenderungannya semakin baik atau semakin buruk guna memengaruhi keputusan selanjutnya.

Adapun monitoring tersebut bisa menggunakan AI (Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan). Bila mengambil contoh AC, AI bisa membantu memprediksi temperatur yang sesuai dan memberikan peringatan dini terkait kapan spare-part harus diganti.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
328 KK di Sulawesi Utara Kantongi Izin Kelola Hutan Seluas 1.742 Hektar
328 KK di Sulawesi Utara Kantongi Izin Kelola Hutan Seluas 1.742 Hektar
Pemerintah
KLH Siapkan Pembentukan PRO untuk Perkuat Tanggung Jawab Produsen Kelola Sampah
KLH Siapkan Pembentukan PRO untuk Perkuat Tanggung Jawab Produsen Kelola Sampah
Pemerintah
BMKG Prediksi Hujan Lebat Bakal Landa Sejumlah Wilayah Jelang Musim Kemarau
BMKG Prediksi Hujan Lebat Bakal Landa Sejumlah Wilayah Jelang Musim Kemarau
Pemerintah
Investor Desak Industri Logistik Kurangi Emisi
Investor Desak Industri Logistik Kurangi Emisi
Swasta
PBB: Konflik Sebabkan Progres Pembangunan Global Terancam Mundur Drastis
PBB: Konflik Sebabkan Progres Pembangunan Global Terancam Mundur Drastis
Pemerintah
PSEL Bakal Dibangun di Kaltim, Kelola hingga 1.000 Ton Sampah per Hari
PSEL Bakal Dibangun di Kaltim, Kelola hingga 1.000 Ton Sampah per Hari
Pemerintah
Java Fresh Perluas Ekspor ke China, Perkuat Riset untuk Perpanjang Masa Simpan Buah
Java Fresh Perluas Ekspor ke China, Perkuat Riset untuk Perpanjang Masa Simpan Buah
Swasta
Komitmen Net-Zero Perusahaan Global Tumbuh 61 Persen pada 2025
Komitmen Net-Zero Perusahaan Global Tumbuh 61 Persen pada 2025
Pemerintah
Waspadai Perdagangan Satwa Liar Berisiko Tularkan Penyakit ke Manusia
Waspadai Perdagangan Satwa Liar Berisiko Tularkan Penyakit ke Manusia
Pemerintah
Enam Kali Raih Proper Emas, Sido Muncul Buktikan Praktik Ramah Lingkungan Dimulai dari Kegiatan Sehari-hari
Enam Kali Raih Proper Emas, Sido Muncul Buktikan Praktik Ramah Lingkungan Dimulai dari Kegiatan Sehari-hari
BrandzView
Dari Kebun Manggis ke Supermarket Eropa, Ini Keunggulan Indonesia Ketimbang Negara Tetangga
Dari Kebun Manggis ke Supermarket Eropa, Ini Keunggulan Indonesia Ketimbang Negara Tetangga
Swasta
Lestari Forum 2026: 'Sustainability' Bagian dari Inti Bisnis
Lestari Forum 2026: "Sustainability" Bagian dari Inti Bisnis
Swasta
Mengintip Strategi PHE Menjaga Pasokan Energi Nasional Jangka Panjang
Mengintip Strategi PHE Menjaga Pasokan Energi Nasional Jangka Panjang
BUMN
Prabowo Bikin Program Listrifikasi Kendaran, Pangkas Pemakaian BBM
Prabowo Bikin Program Listrifikasi Kendaran, Pangkas Pemakaian BBM
Pemerintah
Gletser Asia Mencair, Pasokan Air Miliaran Orang Terancam
Gletser Asia Mencair, Pasokan Air Miliaran Orang Terancam
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau