Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 13 Februari 2024, 06:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Cipta Ciputra Harun, cucu begawan properti Indonesia, Ciputra, masuk dalam daftar 40 anak muda paling berpengaruh Tahun 2024 versi Majalah Fortune Indonesia.

Cipta merupakan anak dari pasangan Harun Hajadi dan Junita Ciputra. Saat ini, Cipta menjadi bagian dari Sub-holding 2 Ciputra Group.

Dia menjadi bagian dari 40 anak muda yang terpilih sebagai generasi paling berpengaruh dari berbagai sketor. Mulai dari bisnis, hiburan, sosial, olahraga, hingga pemerintahan yang belum berusia 40 tahun per 31 Desember 2023.

Dari 380-an permohonan yang masuk ke tim redaksi, ditambah ratusan nama kandidat lain, dibutuhkan waktu setidaknya 2,5 bulan hingga dapat menghadirkan daftar ini.

Berbagai pertimbangan menjadi catatan, mulai dari pengalaman yang dimiliki para kandidat, prestasinya, keberlanjutan karier, dan manfaat yang dapat mereka berikan kepada masyarakat sekitar.

Baca juga: Indonesia Bidik 9 Juta Talenta Digital 2030, Anak Muda Difasilitasi

Sebagian besar sosok pada daftar "40 Under 40" ini, bersama pemimpin perusahaan terbaik Indonesia, akan hadir dan berbagi ilmu dalam acara Fortune Indonesia Summit 2024 yang akan diselenggarakan pada 7 Maret 2024 di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta.

Berikut daftar "40 Under 40" tahun 2024 yang diurutkan berdasarkan alfabet:

  1. Albert Saputro, Direktur Utama PT Merdeka Copper Gold Tbk
  2. Alvina Atmadja, CEO Asco Automotive
  3. Andanu Prasetyo, Founder & CEO Makna Angan Karya Andanu (Kopi Tuku)
  4. Andhyta Firselly Utami, Founder & CEO Think Policy 
  5. Arya Setiadharma, Co-founder & CEO PT Prasetia Dwidharma; Ardi Setiadharma; Co-founder dan CFO PT Prasetia Dwidharma
  6. Ario Bayu Wicaksono, Aktor
  7. Brian Marshal, Founder & CEO Sirclo
  8. Cinta Laura Kiehl, Aktris, Pengusaha, Aktivis Sosial
  9. Cipta Ciputra Harun, Direktur Ciputra Group
  10. Claudia Kolonas, Co-founder Pluang
  11. Devin Widya Krisnadi, CEO F&B Indonesia
  12. Diana Alim, Direktur Utama PT Marindo Boga
  13. Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olahraga
  14. Eka Taniputra, Direktur Utama Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI)
  15. Eka Wijaya & Ivan Tanja, Founder HW Group (HWG)
  16. Fadli Rahman, Director of Strategic Planning & Business Development Pertamina NRE
  17. Hendry Lieviant. Co-founder & CEO Komunal
  18. Ibrahim Arief, CTO Govtech Edu Indonesia
  19. Irene Ursula, Founder BeautyHaul Group
  20. Jeka Saragih, Atlet Mixed Martial Arts (MMA)
  21. Jesslyne Widjaja, Director Strategic Business & Development Golden Agri Resources (GAR)
  22. JKT48, Grup Idola
  23. Kanishk Laroya, CEO PT ESSA Industries Indonesia Tbk
  24. KGPAA Mangkoenagoro X, Pengageng Praja Mangkunegaran
  25. Linda Anggrea, CEO & Founder Buttonscarves
  26. Marshall Pribadi, Pendiri dan CEO PrivyID
  27. Melisa Patricia Tanoko, Direktur Utama PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel)
  28. Melvin Hade, Investment Professional at Northstar Group
  29. Mochamad Nur Arifin, Bupati Trenggalek
  30. Natalia Kusumo, CEO Commercials & Hotels Division 2, ASG (Amantara)
  31. Prilly Latuconsina, Aktris, Pebisnis, Influencer
  32. Putri Ariani, Penyanyi
  33. Putri Marino, Aktris
  34. Rama Suparta, Co-founder Saturdays
  35. Rio Dewanto, Aktor
  36. Samira Shihab, Co-founder & CEO Tinkerlust
  37. Tomy Yunus, Co-founder & CEO Cakap; Yohan Limerta, Co-founder Cakap
  38. Vincent Saputra, Direktur Utama RMK Energy
  39. Wisnu Setiadi, Chief Financial Officer Mandiri Capital Indonesia (MCI)
  40. Yura Yunita, Penyanyi
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dua Tahun 'Water for Banuan', Dampak Nyata Air Bersih Berkelanjutan di Pelosok NTT
Dua Tahun "Water for Banuan", Dampak Nyata Air Bersih Berkelanjutan di Pelosok NTT
LSM/Figur
Kepemimpinan 'Human-Centered' Jadi Kunci Ukur Kesejahteraan Karyawan
Kepemimpinan "Human-Centered" Jadi Kunci Ukur Kesejahteraan Karyawan
Swasta
Antisipasi Ancaman Penyakit Pes, RI Perlu Perkuat Pemantauan Tikus
Antisipasi Ancaman Penyakit Pes, RI Perlu Perkuat Pemantauan Tikus
LSM/Figur
Satelit Ungkap Kota Dunia Alami Penurunan Tanah: Medan dan Bandung Masuk Daftar
Satelit Ungkap Kota Dunia Alami Penurunan Tanah: Medan dan Bandung Masuk Daftar
Pemerintah
Studi Ungkap Hubungan Lingkungan dan Kesehatan Mental Anak Muda
Studi Ungkap Hubungan Lingkungan dan Kesehatan Mental Anak Muda
Pemerintah
Strategi Para Petambak di Surabaya agar Mampu Bertahan dari Limbah Kiriman
Strategi Para Petambak di Surabaya agar Mampu Bertahan dari Limbah Kiriman
LSM/Figur
Kemiskinan Global Naik, PBB: Alarm Pengingat untuk Dunia
Kemiskinan Global Naik, PBB: Alarm Pengingat untuk Dunia
Pemerintah
BRIN Kembangkan Enzim dari Jamur Lokal untuk Urai Limbah Pewarna Tekstil
BRIN Kembangkan Enzim dari Jamur Lokal untuk Urai Limbah Pewarna Tekstil
Pemerintah
Super El Niño Berpotensi Jadikan 2026 Tahun Terpanas dalam Sejarah
Super El Niño Berpotensi Jadikan 2026 Tahun Terpanas dalam Sejarah
Pemerintah
Ikan Betina Lebih Banyak Ditemukan di Kali Surabaya, Pembuangan Limbah Cair Perlu Diperketat
Ikan Betina Lebih Banyak Ditemukan di Kali Surabaya, Pembuangan Limbah Cair Perlu Diperketat
LSM/Figur
Panas Ekstrem Jadi Tantangan Asia Tenggara, Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat
Panas Ekstrem Jadi Tantangan Asia Tenggara, Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat
Swasta
Coca-Cola Inisiasi Lingkungan Berkelanjutan si Solo lewat Master Meter dan Pilah Sampah
Coca-Cola Inisiasi Lingkungan Berkelanjutan si Solo lewat Master Meter dan Pilah Sampah
Swasta
Sektor Transisi Rendah Karbon Justru Paling Rawan Greenwashing
Sektor Transisi Rendah Karbon Justru Paling Rawan Greenwashing
Pemerintah
WWF: Populasi Satwa Liar Anjlok 73 Persen Sejak 1970
WWF: Populasi Satwa Liar Anjlok 73 Persen Sejak 1970
Pemerintah
CBAM Tekan Daya Saing Ekspor RI, Kemenperin Soroti Perbedaan Perhitungan Emisi
CBAM Tekan Daya Saing Ekspor RI, Kemenperin Soroti Perbedaan Perhitungan Emisi
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau