Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

DBS Gandeng Banksasuci Lestarikan Lingkungan Sungai Cisadane

Kompas.com, 1 Agustus 2024, 11:16 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bank DBS Indonesia berkolaborasi dengan komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) di daerah Cihuni, Kabupaten Tangerang, Banten mendukung pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. 

Beberapa kegiatan yang dilakukan seperti membersihkan bantaran sungai Cisadane, menanam pohon, membuat lubang biopori, dan memberikan literasi finansial kepada siswa-siswi SDN Pakulonan Barat I Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran direksi dan karyawan yang tergabung dalam People of Purpose, sebuah kegiatan sukarelawan karyawan Bank DBS Indonesia. 

Presiden Direktur Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong mengatakan, pihaknya memiliki ‘spark’ kepedulian dan dampak keberlanjutan, sejalan dengan semangat kampanye ‘Trust Your Spark' perusahaan. 

"Keseriusan kami dalam menjalankan agenda environment, social, dan governance (ESG) sesuai dengan pilar keberlanjutan Bank DBS Indonesia, membuat kami semakin yakin bahwa ini membuat hidup dan kehadiran kami lebih bermakna," ujarnya dalam pernyataan tertulis, dikutip Kamis (1/8/2024). 

Adapun agenda ini juga merupakan bagian dari peringatan HUT Bank DBS Indonesia yang ke-35 sekaligus Hari Sungai Nasional pada 27 Juli. 

"Kami sangat senang berkolaborasi dengan komunitas setempat dan berharap inisitiatif ini dapat membantu melindungi dan melestarikan ekosistem sungai untuk lingkungan yang berkelanjutan," imbuhnya. 

Berikut kegiatan sukarela karyawan Bank DSB Indonesia yang dibagi menjadi beberapa agenda, di antaranya membersihkan Sungai Cisadane dari sampah anorganik (plastik, kaleng, dan lain-lain), menanam pohon kirai atau pohon sagu yang bermanfaat untuk menyerap emisi dari kendaraan bermotor dan polusi udara, menjadi peneduh, hingga meredam kebisingan.

Selanjutnya membuat lubang biopori atau lubang resapan air guna mengurangi sampah organik, menyuburkan tanah, mencegah banjir, dan menyeimbangkan kadar air dalam tanah, membersihkan dan mengecat area sekolah guna memperbarui tampilan sekolah sehingga lebih menyenangkan bagi siswa-siswi.

Terakhir adalah memberikan kelas literasi finansial kepada siswa-siswi kelas 4-6 di SDN Pakulonan Barat I Kabupaten Tangerang. Para murid diajarkan cara menabung, sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat sedari dini

Selain membantu mengatasi masalah sosial bagi masyarakat rentan, Bank DBS Indonesia melalui People of Purpose juga melakukan rangkaian kegiatan edukasi literasi finansial, seperti cara mengatur sumber daya, pendapatan, aset, dan modal kerja dengan lebih efektif kepada pelaku UMKM di beberapa kota.

Tentang Sungai Cisadane dan Banksasuci

Bank DBS Indonesia berkolaborasi dengan komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) di daerah Cihuni, Kabupaten Tangerang, Banten, untuk membersihkan bantaran sungai Cisadane, menanam pohon, membuat lubang biopori, dan memberikan literasi finansial kepada siswa-siswi SDN Pakulonan Barat I Kabupaten Tangerang.Dok. Bank DBS Indonesia Bank DBS Indonesia berkolaborasi dengan komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) di daerah Cihuni, Kabupaten Tangerang, Banten, untuk membersihkan bantaran sungai Cisadane, menanam pohon, membuat lubang biopori, dan memberikan literasi finansial kepada siswa-siswi SDN Pakulonan Barat I Kabupaten Tangerang.

Sebagai informasi, Sungai Cisadane memiliki daerah tangkapan seluas 154.654 hektare, menjadikannya salah satu sungai utama di Banten dan Jawa Barat.

Ini mencakup 44 kecamatan dan terletak di lima kabupaten/kota: Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Aliran Sungai Cisadane sangat dipengaruhi oleh curah hujan di wilayah tangkapannya. Saat ini, Sungai Cisadane adalah satu-satunya sumber air untuk memenuhi kebutuhan industri, irigasi, dan air minum daerah tersebut. Selain itu, sungai Cisadane berfungsi untuk mengendalikan banjir saat musim hujan.

Namun sayangnya, setiap hari Sungai Cisadane menerima sekitar satu ton sampah, termasuk sampah plastik.

Oleh karena itu, sejak 2019, komunitas Banksasuci menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat sekitar, mengelol,  dan menanggulangi dampak banjir, termasuk membersihkan sampah plastik yang terbawa oleh arus sungai.

Bantaran sungai Cisadane khususnya di area Cihuni merupakan salah satu titik fokus warga untuk dilestarikan dan mencegah adanya erosi pada tepi sungai.

Salah satunya adalah dengan menanam kembali pohon kirai, memperkaya biota sungai dengan melepas bibit ikan, hingga membuat biopori di sekitar pemukiman warga dan sekolah.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Isu Kesehatan PBB: Ibu Masih Kurang Dukungan untuk  Menyusui
Isu Kesehatan PBB: Ibu Masih Kurang Dukungan untuk Menyusui
Pemerintah
 Populasi Gajah Sumatra Diperkirakan Tinggal 900-1.350 Ekor, Habitat Terus Terfragmentasi
Populasi Gajah Sumatra Diperkirakan Tinggal 900-1.350 Ekor, Habitat Terus Terfragmentasi
LSM/Figur
Studi: Kekeringan dan Banjir Akibat Perubahan Jarang Jadi Berita Internasional
Studi: Kekeringan dan Banjir Akibat Perubahan Jarang Jadi Berita Internasional
Pemerintah
 Polusi Cahaya Jadi Tantangan Pengamatan Hujan Meteor Perseid
Polusi Cahaya Jadi Tantangan Pengamatan Hujan Meteor Perseid
LSM/Figur
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
LSM/Figur
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Pemerintah
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
LSM/Figur
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Swasta
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Pemerintah
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pemerintah
Pengetahuan Jadi Bekal Petani dan Perajin Pangan untuk Lebih Mandiri
Pengetahuan Jadi Bekal Petani dan Perajin Pangan untuk Lebih Mandiri
Swasta
Sistem Kesehatan Asia Pasifik Hadapi Tekanan Ganda dari Perubahan Iklim dan AI
Sistem Kesehatan Asia Pasifik Hadapi Tekanan Ganda dari Perubahan Iklim dan AI
Pemerintah
Emisi NOx Indonesia Naik 50 Persen, Hotspot Polusi Tersebar hingga Kawasan Hilirisasi
Emisi NOx Indonesia Naik 50 Persen, Hotspot Polusi Tersebar hingga Kawasan Hilirisasi
LSM/Figur
Hilirisasi Mineral Dorong Ekonomi ke Daerah, tetapi Manfaatnya Belum Merata
Hilirisasi Mineral Dorong Ekonomi ke Daerah, tetapi Manfaatnya Belum Merata
Pemerintah
Adopsi AI Meningkat, Para CEO Pertimbangkan Pengurangan Tenaga Kerja
Adopsi AI Meningkat, Para CEO Pertimbangkan Pengurangan Tenaga Kerja
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau