Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/10/2024, 16:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Selain itu, pengurangan emisi lain seperti metana dan nitrogen oksida juga tak kalah penting. Sebab kedua GRK tersebut memiliki kekuatan yang besar dalam memerangkap panas.

Baca juga: Potensi Pembiayaan Hijau di Era Net Zero

2. Penyerapan emisi berbasis darat

Penyerapan emisi GRK di atmosfer berbasis darat menjadi upaya penting untuk mengurangi karbon di atmosfer.

Beberapa caranya adalah pelestarian hutan, mineralisasi karbon, merestorasi ekosistem karbon biru, dan teknologi penangkap karbon dari udara.

3. Penyerapan emisi berbasis lautan

Penyerapan emisi GRK di atmosfer berbasis lautan juga menjadi upaya yang tak kalah penting.

Sebab lautan mencakup 70 persen permukaan Bumi dan menyediakan sebagian besar kapasitas global untuk penyerapan karbon alami.

Saat ini, lautan menyimpan sekitar 50 kali lebih banyak karbon anorganik dibandingkan atmosfer praindustri.

Baca juga: Migas dalam Transisi Energi, Kejar Target Net Zero Emission

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau