Biaya untuk SAI dengan aluminium dan kalsit kemungkinan akan berada di kisaran yang sama.
Sehingga biaya untuk berlian diperkirakan akan jauh lebih tinggi. Studi yang sama menghitung total biaya SAI dengan berlian selama 65 tahun sebesar 175 triliun dollar AS.
Terlepas dari itu, masih ada ketidakpastian yang besar pula seputar SAI sehingga para ilmuwan sama sekali belum menerapkannya.
Beberapa ahli menentang dilakukannya jenis penelitian ini karena konsekuensi yang tidak terduga yang mungkin ditimbulkannya.
"Namun tidak melakukan penelitian ini juga berarti mengabaikan teknologi potensial yang setidaknya dapat membantu mengurangi beberapa risiko," kata Sandro Vattioni, peneliti fisika atmosfer eksperimental di Institut Teknologi Federal Swiss di Zurich (ETH Zurich).
Ia juga berpendapat bahwa SAI dan strategi geoengineering lainnya bukanlah solusi untuk perubahan iklim, tetapi "dapat memberi kita waktu."
"Kita benar-benar menghadapi bahaya melewati beberapa titik kritis iklim dan titik kritis ekologi yang tidak dapat diubah, dan SAI berpotensi membantu menghindari melewati titik kritis ini hingga kita mencapai tujuan nol bersih," katanya.
sumber https://www.livescience.com/planet-earth/climate-change/scientists-say-sprinkling-diamond-dust-into-the-sky-could-offset-almost-all-of-climate-change-so-far-but-itll-cost-usd175-trillion
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya