KOMPAS.com - Saat ini meningkatkan produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) menjadi salah satu prioritas utama sektor dirgantara.
Tetapi, meningkatkan produksi bahan bakar tersebut juga merupakan tantangan besar yang dihadapi industri penerbangan.
Meskipun SAF digunakan oleh maskapai penerbangan, kuota yang tersedia masih jauh dari jumlah yang dibutuhkan. Sehingga ada keterbatasan pasokan dan lokasi produksi yang terkonsentrasi di wilayah tertentu.
Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) menemukan bahwa bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) hanya menyumbang 0,3 persen dari total produksi bahan bakar jet global di seluruh dunia.
“Volume SAF meningkat, tetapi sangat lambat,” kata Willie Walsh, Direktur Jenderal IATA, dikutip dari Sustainability Magazine, Jumat (4/4/2025).
Jelas, produksi SAF perlu dipercepat dan segera.
Baca juga: Dekarbonisasi Penerbangan, Airbus Kembangkan Pesawat Tenaga Hidrogen
Itulah sebabnya IATA telah mengumumkan pembentukan badan baru bernama Organisasi Dekarbonisasi Penerbangan Sipil (CADO) untuk mengelola masa depan produksi SAF secara global.
Berkantor pusat di Montreal, organisasi independen tersebut akan bertugas mengelola registri dengan pendekatan terbuka dan global untuk memastikan transparansi serta kepercayaan di antara para pemangku kepentingan.
Di mana nantinya Registri SAF akan menghubungkan maskapai penerbangan dengan produsen, pemasok, dan investor SAF terlepas dari hambatan geografis.
“CADO akan mempercepat peluncuran Registri SAF yang dikembangkan IATA," kata Marie Owens Thomsen, Wakil Presiden Senior Keberlanjutan dan Kepala Ekonom IATA.
"Mandatnya adalah mengelola Registri SAF sebagai entitas terpisah dari IATA dengan pendekatan terbuka dan global yang mendukung pengawasan yang diperlukan untuk membangun kepercayaan di antara semua pemangku kepentingan,” tambahnya.
Registri SAF dirancang untuk menjadi bagian penting dari infrastruktur dalam upaya dekarbonisasi industri penerbangan.
Dengan menciptakan sistem yang terstandardisasi dan transparan untuk melacak transaksi SAF, registri tersebut bertujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan pasar SAF global.
"Registri SAF merupakan bagian penting dari infrastruktur pasar yang sangat diperlukan dalam membangun pasar global yang global, transparan, dan likuid untuk SAF," kata Willie.
Lebih lanjut, keanggotaan CADO sendiri terbuka untuk berbagai pemangku kepentingan, termasuk produsen SAF, maskapai penerbangan, badan regulasi, dan asosiasi industri.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya