Pada awalnya, sistem digester tersebut memiliki beberapa kebocoran. Namun, peneliti bekerja sama dengan operator peternakan untuk mendeteksi dan memperbaiki kebocoran-kebocoran tersebut.
Hasil yang didapatkan dari peternakan di Tulare County secara jelas membuktikan betapa efektifnya digester dalam mengurangi emisi metana.
Saat ini, digester berada di urutan teratas daftar strategi California untuk menekan emisi metana dari sektor pertanian.
Baca juga: Perusahaan Susu dan Kopi Lambat Atasi Emisi Metana
Komitmen ini diperkuat pada tahun 2016, ketika California mengesahkan undang-undang yang menargetkan pengurangan kontribusi metana dari peternakan sapi perah dan ternak lainnya sebesar 40 persen dari tingkat tahun 2013, yang harus dicapai pada tahun 2030.
Jika semua peternakan yang sudah memiliki proyek digester di California menunjukkan hasil sehebat peternakan di Tulare County, mereka sudah bisa mencapai hampir seluruh target pengurangan emisi metana negara bagian pada tahun 2030.
Kendati demikian ada kelemahan dalam pengaplikasian digester karena memerlukan investasi, izin, dan pemeliharaan jangka panjang.
Sistem ini juga tidak dapat mengendalikan emisi dan polutan selain metana, seperti amonia misalnya.
"Sistem ini tidak cocok untuk setiap peternakan. Namun bagi peternakan sapi perah yang dapat menjalankannya. Ini merupakan salah satu cara yang paling hemat biaya untuk memangkas emisi gas rumah kaca," papar Hopkins.
Studi dipublikasikan di jurnal Global Change Biology Bioenergy.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya