Polusi udara dalam ruangan yang dihasilkan oleh bahan bakar konvensional menjadi salah satu pemicu utama kematian dini, di mana perempuan dan anak-anak adalah kelompok yang paling terdampak.
Baca juga: Ekonomi 11 Negara Asia-Pasifik Rentan Terdampak Perubahan Iklim, Mana Saja?
Perempuan dan anak perempuan juga terbebani oleh tugas mengumpulkan bahan bakar dan memasak dalam waktu lama dengan kompor yang tidak efisien, hal ini menghambat mereka dalam memperoleh pendidikan dan peluang ekonomi.
Lebih lanjut untuk mengatasi permasalahan ini, ESCAP mendesak pemerintah untuk menciptakan kondisi yang mendukung investasi energi terbarukan dan efisiensi. Caranya adalah melalui kebijakan yang jelas, insentif finansial, dan mobilisasi pendanaan iklim.
Laporan itu juga menyerukan adanya perencanaan energi jangka panjang yang terintegrasi dan selaras dengan target iklim, serta modernisasi jaringan listrik, sistem penyimpanan, dan solusi di luar jaringan.
Laporan tersebut juga menekankan pentingnya menjadikan transisi energi ini adil dan inklusif.
Caranya adalah dengan memastikan perempuan, pemuda, dan kelompok marginal terlibat melalui pelatihan dan kesempatan kepemimpinan. Termasuk juga memprioritaskan kerja sama regional, berbagi pengetahuan, dan juga penyelarasan strategi nasional dengan target iklim.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya