Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Eko Ruddy Cahyadi
Dosen

Dosen Departemen Manajemen IPB University

MBG: Janji Kesehatan Anak Bangsa yang Terancam oleh Buruknya Tata Kelola

Kompas.com, 23 September 2025, 07:30 WIB

Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Kisah sukses dari Brasil, negara dengan program Makanan Sekolah Nasional (PNAE) yang mirip MBG, menunjukkan potensi adaptasi teknologi.

Misalnya, aplikasi ePNAE yang memungkinkan siswa, guru, dan komunitas memantau penyediaan makanan melalui peta interaktif, rating, komentar, dan unggahan foto—meningkatkan transparansi dan partisipasi warga untuk mengatasi asimetri informasi.

Sementara Nutale, sistem web berbayar, membantu nutrisionis merencanakan menu dengan perhitungan otomatis nilai gizi berdasarkan usia siswa, memantau frekuensi makanan mingguan untuk jaminan kualitas.

Cheff Escolar Software juga mengoptimalkan seluruh proses dari perencanaan menu hingga pengadaan dan pelaporan keuangan, menyediakan informasi real-time untuk operasi transparan dan efisien.

Inovasi ini telah memperkuat rantai pasok PNAE, mengurangi risiko kontaminasi, dan meningkatkan akuntabilitas—model yang bisa diadopsi MBG untuk monitoring langsung dari sekolah ke BGN.

Selain itu, perlu juga memperkenalkan kartu elektronik gizi siswa (seperti e-KTP mini). Setiap anak punya kartu RFID yang bisa dipindai saat makan, merekam asupan kalori, protein, dan vitamin harian.

Data ini terintegrasi ke app sekolah-BGN, memungkinkan tracking dampak: apakah berat badan naik 0,5 kg/bulan? Apakah IQ meningkat via tes rutin?

Studi WHO menunjukkan tracking digital bisa tingkatkan efektivitas program gizi hingga 40%, sambil deteksi dini alergi.

Dari Krisis ke Peluang

MBG adalah investasi untuk masa depan Indonesia. Tanpa tata kelola yang ketat, ia berubah menjadi bencana.

Principal-Agent Theory mengingatkan bahwa kepercayaan buta pada agent berujung moral hazard.

Dengan reformasi kontrak, audit ketat, dan digitalisasi seperti IoT serta kartu tracking, program ini bisa selamat—bahkan lebih kuat. Anak-anak kita pantas dapat yang terbaik.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau