"Spesies yang tidak mampu berpindah karena distribusi yang sempit, menjadi terperangkap dalam habitatnya yang memanas, ini akan memicu terjadinya kepunahan lokal," ucapnya.
Di sisi lain, krisis iklim berdampak terhadap pergeseran geografis. Adaptasi perubahan musim menyebabkan kupu-kupu bergerak ke tempat yang lebih hangat atau ke tempat yang menyediakan tumbuhan inangnya untuk bertahan hidup.
Hampir setiap tahun terjadi migrasi kupu-kupu Catopsilia pomona di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Singapura, sampai Malaysia.
"Tapi memang ada misteri, karena di tahun kemarin, dari seluruh aktivitas migrasi Catopsilia pomona dari Serang, Banten sampai di Banyuwangi itu mengalami arah pergerakannya yang acak, sehingga kami sulit menentukan apa sebenarnya dicari, atau penyebab apa yang memungkinkan terjadi migrasi dari spesies kupu-kupu ini," tutur Yohannes.
Untuk tekanan lingkungan di perkotaan dan kawasan pertanian dengan penggunaan pestisida secara masif, kata dia, populasi kupu-kupu akan menurun akibat meningkatnya kerentanan terhadap penyakit.
Tekanan lingkungan tersebut meningkatkan kerentanan kupu-kupu terhadap serangan bakteri, jamur, virus, serta parasitoid.
Keberadaan kupu-kupu, kata dia, sangat penting dalam ekosistem. Ini mengingat peran kupu-kupu sebagai polinator kunci atau hewan pembantu proses penyerbukan tanaman dan mangsa bagi predator lainnya dalam rantai makanan.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya