Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kawasan Konservasi Dunia Belum Maksimal Lindungi Biodiversitas, Apa Sebabnya?

Kompas.com, 3 Januari 2026, 16:15 WIB
Monika Novena,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Masalah struktural dalam pembiayaan

Kawasan lindung juga harus menghadapi permasalahan struktural dalam masalah pembiayaan.

Sebagian besar pendanaan sifatnya jangka pendek dan berbasis proyek, sedangkan kawasan lindung membutuhkan staf tetap, pemantauan jangka panjang, dan penegakan hukum yang berkelanjutan.

Namun, sebagian besar pendanaan disebut diarahkan untuk memperluas cakupan kawasan lindung daripada memperkuat situs yang sudah ada.

Pendanaan juga didistribusikan secara tidak merata. Ekosistem darat menerima sekitar 86 persen pendanaan kawasan lindung internasional, sedangkan laut hanya menerima 14 persen, meskipun tekanan terhadap lautan semakin meningkat akibat perubahan iklim dan penangkapan ikan.

Hampir 48 persen pendanaan mengalir ke Afrika, sedangkan negara-negara berkembang kepulauan kecil yang menampung sekitar 40 persen terumbu karang dunia hanya menerima 4,5 persen.

Baca juga:

Laporan tersebut juga mencatat bahwa hanya antara lima persen dan 13 persen pendanaan yang mencapai kawasan konservasi yang dikelola oleh masyarakat adat dan komunitas.

Para peneliti berpendapat bahwa upaya global harus melampaui target berbasis wilayah dan berfokus pada hasil yang terukur. 

Hal ini termasuk menetapkan standar yang jelas untuk perlindungan yang efektif, khususnya di lingkungan laut, dan memantau apakah ekosistem benar-benar membaik.

Mereka juga menekankan pentingnya manajemen adaptif. Seiring perubahan kondisi iklim, kawasan lindung harus dikelola secara fleksibel, didukung oleh pemantauan berkelanjutan dan masukan ilmiah.

Kawasan lindung juga membutuhkan staf terlatih, penegakan hukum yang efektif, perencanaan jangka panjang, dan keterlibatan yang bermakna dengan masyarakat setempat.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau