KOMPAS.com - CDP, platform pelaporan keberlanjutan lingkungan, mengumumkan daftar perusahaan dengan kinerja terbaik tahun 2025. Ada lonjakan tajam terkait jumlah perusahaan yang menerima skor A di setiap kategori utamanya, termasuk iklim, air, dan hutan.
Secara keseluruhan, CDP melaporkan bahwa jumlah perusahaan dalam daftar A tersebut sebanyak 877 perusahaan pada tahun 2025, atau naik lebih dari 70 persen dibandingkan tahun 2024.
Baca juga:
Sementara itu jumlah perusahaan yang mendapat predikat Triple A, karena meraih skor tertinggi di setiap kategori, meningkat hampir tiga kali lipat menjadi 23 perusahaan tahun ini.
CDP mengelola sistem pengungkapan lingkungan global, yang memungkinkan investor dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengukur serta melacak kinerja organisasi dalam bidang keberlanjutan lingkungan utama, termasuk keamanan iklim, hutan, dan air.
Menurut CDP, dalam siklus pelaporan tahun 2025, sebanyak empat persen perusahaan yang dinilai menerima skor A pada setidaknya satu metrik, mengalami kenaikan dari yang sebelumnya hanya sekitar dua persen pada tahun 2024.
CDP mencatat lonjakan lebih dari 70 persen perusahaan dengan skor A pada 2025. Kinerja iklim, air, dan hutan menunjukkan peningkatan signifikan.Sementara itu, berdasarkan kategori, 751 perusahaan yang mendapat skor A untuk iklim, mengalami kenaikan sebesar 63 persen dari 515 perusahaan pada tahun 2024.
Jumlah perusahaan dengan skor A untuk keamanan air meningkat hampir dua kali lipat dari 133 perusahaan menjadi 263 perusahaan.
Sementara itu, dalam kategori hutan, jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 55 perusahaan, dibandingkan dengan 26 perusahaan pada tahun 2024.
Baca juga:
Berdasarkan wilayah, CDP mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan di Asia dan Eropa menjadi yang terdepan dalam hal transparansi dan praktik keberlanjutan pada tahun 2025.
Negara-negara yang memiliki proporsi perusahaan A tertinggi ini termasuk Jepang, Perancis, dan Turkiye masing-masing sebesar 12 persen; Portugal dan Spanyol sebesar sembilan persen; dan Taiwan sebesar delapan persen.
"Momen pengungkapan pada tahun 2025 menunjukkan bahwa organisasi dari setiap ukuran dan sektor mengakui nilai dari informasi yang transparan untuk memperkuat ketahanan, mendukung inovasi, dan membuka peluang investasi," kata CEO CDP, Sherry Madera.
"Daftar 'A' dari CDP mencerminkan contoh-contoh terdepan dari ambisi ini, tapi kisah yang sebenarnya terletak pada komitmen global untuk membuat data lingkungan terlihat dan dapat ditindaklanjuti,” tambah dia.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya