Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 3 Mei 2023, 09:27 WIB
Add on Google
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

3. SDN 04 Tamansari Lombok Barat

Sekolah yang berlokasi di Lombok Barat di Nusa Tenggara Barat (NTB), ini dibangun menggunakan bahan material berupa ecobrick atau limbah plastik. Ini juga diklaim sebagai bangunan yang tahan guncangan gempa.

Bahkan, SDN 04 Taman Sari menjadi sekolah bata plastik pertama di dunia, yang diinisiasi oleh Classroom of Hope (Australia).

Ini dikerja samakan oleh Block Solutions (Finlandia), Pelita Foundation Lombok, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

Saat ini, bata plastik daur ulang untuk pembangunan sekolah dikirim langsung dari Finlandia.

Bahan baku ecoblock yang digunakan terdiri dari limbah plastik yang didaur ulang dan dicampur dengan serbuk kayu.

4. SMAN 8 Malang

Dalam mengusung konsep ramah lingkungan, SMAN 8 Malang telah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sejak tahun 2018 silam.

Ini merupakan bentuk corporate social responsibility (CSR) dari Paiton Energy berupa fasilitas PLTS dan laboratorium (lab) belajar energi surya.

PLTS dan lab belajar energi surya ini akan dimanfaatkan sekolah untuk pasokan energi dan edukasi.

Sementara itu, Wakasek Bidang Sarana Prasarana SMAN 8, Liliek Triani menyatakan PLTS berdaya 15,36 KVP itu bisa mengurangi beban ekonomi sekolah.

5. SDN 1 Kutosari

Tidak hanya SMAN 8 Malang, namun SDN 1 Kutosari di Jawa Tengah pun juga menerapkan energi serupa demi mengusung ramah lingkungan.

Sekolah berstatus adiwiyata ini memilih konsep energi terbarukan sebagai alternatif mencukupi kebutuhan listrik.

Setidaknya, terdapat dua solar charging point yang dipasang di atap sekolah. Inovasi ini dimanfaatkan mengaliri listrik untuk penggunaan lampu dan teks berjalan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau