Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 11 September 2023, 20:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - SYNRGY Academy, program Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerjasama dengan BINAR kembali digelar.

Program yang bertujuan untuk mengembangkan dan menciptakan lebih banyak talenta digital di Indonesia, ini telah dilaksanakan selama lima batch. Termasuk batch Grab yang memberikan beasiswa khusus untuk anak-anak mitra Grab.

Setelah melalui rangkaian proses seleksi sebanyak 231 orang terpilih menjadi peserta setelah menyisihkan sedikitnya 4.700 orang pendaftar.

Mereka akan mengikuti program bootcamp pada bidang IT dengan kelas yang sesuai dengan minat masing-masing, seperti Full Stack Web (Javascript), UI/UX Design & Product Management, Back End Engineering (Java), Android Engineering (Kotlin) dan Quality Assurance.

Baca juga: Gebyar BCA Merah Putih CFD Jakarta Serukan Semangat Nasionalisme, Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan

SYNRGY Academy hadir untuk membantu para talenta agar dapat belajar dan berkesempatan untuk menganalisis permasalahan di dalam masyarakat serta mencari solusinya dengan project based learning dalam pembelajaran mereka sehingga pembelajar dapat dengan nyata mengaplikasikan ilmu yang didapat secara langsung.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn menuturkan pihaknya mengapresiasi tingginya minat anak-anak muda untuk menjadi peserta dari program SYNRGY Academy ini.

Perusahaan mengapresiasi tingginya antusiasme anak-anak muda yang ingin jadi bagian dari program ini. BCA  berharap dengan adanya program beasiswa ini dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja terampil bidang teknologi di Indonesia salah satunya melalui SYNRGY Academy.

"BCA ingin memberikan kesempatan yang sama untuk masyarakat Indonesia khususnya lulusan SMA/K dan mahasiswa yang ingin terjun ke bidang IT," ujar Hera.

Baca juga: BCA Dukung Pelestarian Budaya, dari Pergelaran Wayang hingga Pentas Sudamala

Sementara itu, CEO BINAR Alamanda Shantika menambahkan harapannya agar para peserta sepenuh hati mengikuti proses pembelajaran agar bisa mendapatkan pengetahuan yang maksimal.

Menurutnya, BCA dan BINAR berupaya menghadirkan program yang dirancang untuk menyiapkan talenta digital terbaik yang siap terjun ke dunia kerja.

"SYNRGY Academy akan mempersiapkan para lulusan SMA/K sederajat serta mahasiswa yang tidak sedang bekerja secara fulltime agar memiliki kompetensi profesional, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," imbuhnya.

Para siswa yang mengikuti program ini diharapkan dapat mengambil banyak manfaat yang dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran dan karir pada kemudian hari.

Mereka juga akan mendapatkan banyak benefit antara lain, pembelajaran langsung dengan fasilitator/mentor yang ahli di bidang pengembangan produk digital dan keahlian sesuai dengan kebutuhan industri.

Baca juga: 15 Tahun Dukung Jazz Gunung, BCA Komitmen Memajukan Industri Kreatif dan Pariwisata

Kemudian model pembelajaran yang experiential learning; kurikulum terintegrasi; kelas intensif selama 6 bulan; dan berkesempatan untuk bisa meningkatkan keterampilan non-teknis melalui sesi workshop gratis.

Keuntungan lainnya yaitu mendapat kesempatan untuk untuk bekerja di Grup BCA serta dibantu mendapatkan pekerjaan sebagai alumni bootcamp BINAR oleh Job Connect.

SYNRGY Academy telah dimulai pada tahun 2020. Saat ini telah ada 300 peserta mengikuti kegiatan tersebut dan sebagian di antaranya telah bekerja di BCA.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Mandatori Biodiesel Sawit Hemat Devisa Rp 720 Triliun dan Tekan Emisi 228 Juta Ton CO2
Mandatori Biodiesel Sawit Hemat Devisa Rp 720 Triliun dan Tekan Emisi 228 Juta Ton CO2
Swasta
Tracer Study ungkap Lulusan IPB University Masuk Dunia Kerja Kurang dari 4 Bulan
Tracer Study ungkap Lulusan IPB University Masuk Dunia Kerja Kurang dari 4 Bulan
Pemerintah
Menghidupkan Kembali Green House Sekolah, Guru di Gorontalo Ajak Siswa Belajar dari Limbah
Menghidupkan Kembali Green House Sekolah, Guru di Gorontalo Ajak Siswa Belajar dari Limbah
LSM/Figur
RDF Rorotan Dinilai Efektif Kurangi Beban Sampah Jakarta
RDF Rorotan Dinilai Efektif Kurangi Beban Sampah Jakarta
Pemerintah
Bukan tentang Sampah, Pameran Seni Daur Ulang yang Libatkan Warga Jakarta
Bukan tentang Sampah, Pameran Seni Daur Ulang yang Libatkan Warga Jakarta
LSM/Figur
Jumlah Mobil Listrik Tembus 103.000, PLN Perkuat Infrastruktur EV di IIMS 2026
Jumlah Mobil Listrik Tembus 103.000, PLN Perkuat Infrastruktur EV di IIMS 2026
BUMN
Batalnya Pensiun Dini PLTU Cirebon-1: Transisi Energi Layu Sebelum Berkembang
Batalnya Pensiun Dini PLTU Cirebon-1: Transisi Energi Layu Sebelum Berkembang
LSM/Figur
Kemenhut Sebut 191.790 Hektar Hutan Dibuka untuk Tambang Ilegal
Kemenhut Sebut 191.790 Hektar Hutan Dibuka untuk Tambang Ilegal
Pemerintah
Rencana Inggris Atasi Zat Kimia Abadi PFAS yang Tahan Ratusan Tahun
Rencana Inggris Atasi Zat Kimia Abadi PFAS yang Tahan Ratusan Tahun
Pemerintah
Polusi Cahaya Kota Bisa Ganggu Sistem Biologis Hiu
Polusi Cahaya Kota Bisa Ganggu Sistem Biologis Hiu
LSM/Figur
Kemenhut Cabut Izin Operasional Bandung Zoo, Bagaimana Nasib Satwa dan Pekerja?
Kemenhut Cabut Izin Operasional Bandung Zoo, Bagaimana Nasib Satwa dan Pekerja?
Pemerintah
WWF Temukan 200 Spesies Terancam Punah di Maluku Barat Daya
WWF Temukan 200 Spesies Terancam Punah di Maluku Barat Daya
LSM/Figur
Implementasi Program 'Waste to Energy' Harus Kedepankan Prinsip Sustainability
Implementasi Program "Waste to Energy" Harus Kedepankan Prinsip Sustainability
Pemerintah
Studi: Mendengar Kicau Burung Bisa Turunkan Stres dan Tingkatkan Kesejahteraan Mental
Studi: Mendengar Kicau Burung Bisa Turunkan Stres dan Tingkatkan Kesejahteraan Mental
LSM/Figur
Kebun Raya Bogor Menang Penghargaan ASEAN Tourism Awards 2026 di Cebu
Kebun Raya Bogor Menang Penghargaan ASEAN Tourism Awards 2026 di Cebu
Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau