Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 14 November 2023, 15:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi yang terjadi di Palestina, Danone Indonesia menyerahkan bantuan kemanusian senilai Rp 1 miliar melalui NU Care-Lazisnu dan PBNU.

Bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto kepada Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang membidangi Lazisnu KH Choirul Sholeh Rasyid dan Wakil Ketua NU Care-Lazisnu Qohari Cholil, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2023).

Penyerahan bantuan ini menyusul bantuan senilai Rp 1 miliar yang telah lebih dulu diserahkan Danone Indonesia melalui Lazismu Pengurus Pusat Muhammadiyah pada 7 November 2023.

Baca juga: Ringankan Beban Korban Puting Beliung Batam, XL Axiata Donasi Sembako

Ketua Tanfidziyah PBNU yang membidangi Lazisnu Choirul Sholeh Rasyid menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Danone Indonesia yang telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ini melalui PBNU dan NU Care-Lazisnu.

Menurutnya, hal ini telah menjadi komitmen Lazisnu dan PBNU untuk dapat menjadi ujung tombak dalam aksi solidaritas dan kemanusiaan dalam membantu saudara kita di Gaza Palestina.

"Semoga aksi solidaritas dan kerja-kerja kemanusiaan seperti ini dapat sampai ke tangan yang tepat dan bermanfaat di saat genting seperti ini. Sekecil apapun kemampuan kita semoga hal ini dapat meringankan saudara-saudara kita di Palestina," kata Choirul.

Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto mengatakan, Danone lahir dan berkembang di Indonesia bersama talenta-talenta dan putra putri Indonesia.

Baca juga: Rilis Gerakan Literasi Bersama, HK Buka Program Donasi Buku

Perusahaan berkomitmen tidak hanya menghadirkan kesehatan bagi Indonesia melalui produk yang berkualitas, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan juga masyarakat.

Untuk itu, Perusahaan menyampaikan amanah dari seluruh karyawan dan juga keluarga besar Danone Indonesia untuk dapat memberikan bantuan kemanusiaan untuk membantu warga Palestina.

"Kami berhadap bantuan ini dapat sampai dengan aman dan tepat sasaran. Untuk itu kami berkolaborasi bersama PBNU dan NU Care-Lazisnu yang kami yakini memiliki kapabilitas dan jaringan yang kuat,” ujar Vera.

Sementara itu, Wakil Ketua NU Care-Lazisnu Qohari Cholil, menuturkan, konflik yang terjadi di Palestina saat ini, harus dimaknai bersama murni dari sisi kemanusiaan.

Untuk itu pihaknya mengedepankan aksi-aksi solidaritas dan berharap semoga konflik ini segera berakhir dan tidak semakin berlarut-larut.

Baca juga: Tingkatkan Fasilitas Pendidikan di Bantar Gebang, Mandiri Sekuritas Salurkan Donasi Rp 50 Juta

Sejauh ini, NU Care-Lazisnu PBNU telah menyalurkan bantuan secara bertahap ke Palestina melalui berbagai jalur. Tahap pertama, melalui kolaborasi bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Tahap kedua melalui mitra NU Care-Lazisnu Althouri-Silwan Women Center (AWC).

Dalam waktu dekat TNI AL berkolaborasi bersama berbagai pihak juga akan mengirimkan bantuan kepada warga di Gaza, Palestina dan mengembangkan rumah sakit terapung.

"Harapannya Danone Indonesia juga dapat menjadi bagian dari aksi solidaritas ini,” pungkas Qohari.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon 'Aku Net-Zero Hero'
Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon "Aku Net-Zero Hero"
BUMN
Data Satelit Ungkap TPA Bantargebang Jadi Kontributor Emisi Metana Tertinggi Kedua di Dunia
Data Satelit Ungkap TPA Bantargebang Jadi Kontributor Emisi Metana Tertinggi Kedua di Dunia
LSM/Figur
Laporan Terbaru: 266 Juta Penduduk Dunia Hadapi Krisis Pangan Akut
Laporan Terbaru: 266 Juta Penduduk Dunia Hadapi Krisis Pangan Akut
Pemerintah
Dampak Konflik Timur Tengah, Asia-Pasifik Berpotensi Rugi Rp 5.158 Triliun
Dampak Konflik Timur Tengah, Asia-Pasifik Berpotensi Rugi Rp 5.158 Triliun
Pemerintah
Dampak Nyata Perubahan Iklim, Mulai Pengaruhi Kehidupan Masyarakat Dunia
Dampak Nyata Perubahan Iklim, Mulai Pengaruhi Kehidupan Masyarakat Dunia
Pemerintah
Kesembuhan Kanker Anak Dunia Naik, Tapi Ada Ketimpangan Antar Negara
Kesembuhan Kanker Anak Dunia Naik, Tapi Ada Ketimpangan Antar Negara
Pemerintah
Gerakan Novo Club Ajak Ratusan Ribu Mahasiswa Ciptakan Dampak Nyata
Gerakan Novo Club Ajak Ratusan Ribu Mahasiswa Ciptakan Dampak Nyata
Swasta
Dilema Pemberantasan Ikan Sapu-Sapu di Indonesia
Dilema Pemberantasan Ikan Sapu-Sapu di Indonesia
LSM/Figur
Bencana Alam Berpotensi Ganggu Pelaksanaan Pemilu Dunia
Bencana Alam Berpotensi Ganggu Pelaksanaan Pemilu Dunia
Pemerintah
Dampak Perubahan Iklim, 90 Persen Situs UNESCO Terancam Rusak
Dampak Perubahan Iklim, 90 Persen Situs UNESCO Terancam Rusak
Pemerintah
Kenapa Sungai di Jakarta Jadi Tempat Sempurna bagi Perkembangan Ikan Sapu-Sapu?
Kenapa Sungai di Jakarta Jadi Tempat Sempurna bagi Perkembangan Ikan Sapu-Sapu?
LSM/Figur
Pakar IPB: Kerugian Tahunan Invasi Ikan Sapu-Sapu di RI Capai Rp 2,72 Triliun
Pakar IPB: Kerugian Tahunan Invasi Ikan Sapu-Sapu di RI Capai Rp 2,72 Triliun
LSM/Figur
Studi: Lebih dari 600.000 Burung Laut Mati Akibat Gelombang Panas
Studi: Lebih dari 600.000 Burung Laut Mati Akibat Gelombang Panas
Pemerintah
Peringatan PBB: Panas Ekstrem Picu Krisis Pangan Global
Peringatan PBB: Panas Ekstrem Picu Krisis Pangan Global
Pemerintah
Tak Pakai Tebu, Pertamina Akan Kembangkan Bioetanol dari Sorgum
Tak Pakai Tebu, Pertamina Akan Kembangkan Bioetanol dari Sorgum
BUMN
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau