Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

SCG Buka Beasiswa Anak Tukang Bangunan dan Difabel, Cek Syaratnya

Kompas.com, 4 Mei 2024, 17:27 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Siam Cement Group (SCG) kembali membuka pendaftaran program Beasiswa SCG Sharing the Dream tahun 2024, sekaligus merayakan Hari Pendidikan Nasional.

Beasiswa ini diberikan kepada 400 pelajar SMA/sederajat, 10 mahasiswa S1, dan 20 pelajar SMA/sederajat, dan 2 mahasiswa S1 dari pekerja bangunan, serta terbuka untuk penyandang disabilitas.

Sejak 2012, beasiswa ini telah disalurkan kepada lebih dari 4.050 pelajar Indonesia sebagai perwujudan komitmen perusahaan dalam misi pembangunan Indonesia melalui pemerataan akses pendidikan, serta implementasi dari prinsip ESG 4 Plus yang menjadi kerangka kerja Perusahaan.

Baca juga: Beasiswa Kuliah Anak Transmigran Berprestasi Buka hingga 26 April

Tahun ini, SCG Sharing the Dream mengusung tema green generation, yaitu generasi dengan kesadaran lingkungan, aktif terlibat dalam praktik berkelanjutan, dan berkomitmen untuk menjaga bumi bagi generasi mendatang.

Pendaftar, harus membuat esai proyek komunitas mengenai kontribusi untuk lingkungan dan masyarakat, menuangkan pemikiran dan gagasan untuk merespons isu-isu lingkungan dan sosial, seperti perubahan iklim, pengelolaan limbah, dan pengelolaan sumber daya alam.

Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 2 Juni 2024, dengan persyaratan sebagai berikut:

Untuk Siswa SMA/sederajat

1. Siswa kelas X, XI, dan XII SMA atau sederajat tahun ajaran 2024/2025, berdomisili di Bogor, Sukabumi, Jakarta, Tangerang Selatan, Karawang, Bekasi, dan Gresik (khusus anak dari pekerja bangunan, pendaftar harus berdomisili di Sukabumi dan Cianjur)

2. Memiliki rata-rata nilai rapor minimum 75 dari 2 semester terakhir

Baca juga: Ada Beasiswa Rp 21,9 Miliar untuk Mahasiswa dari BI Kaltim

3. Melengkapi formulir pendaftaran dan mengirimkan dokumen dan esai yang diperlukan. Para penerima beasiswa dengan esai terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan proyek mereka

4. Bersedia untuk mengikuti semua kegiatan bagi para penerima beasiswa Sharing the Dream

5. Tidak pernah terlibat tindak kriminal (penyalahgunaan narkotika dan miras, pemalsuan, pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya, tawuran, serta tindak kekerasan)

6. Pelajar SMA akan menerima satu (1) kali pendanaan sebesar Rp2.000.000

Untuk Mahasiswa S1

1. Pernah menjadi penerima beasiswa Sharing the Dream saat SMA (syarat ini tidak berlaku untuk anak dari pekerja bangunan, wajib berasal dari Sukabumi dan Cianjur)

2. Saat ini merupakan siswa kelas 12 SMA dan sederajat; atau mahasiswa aktif jenjang D4 dan S1; atau lulusan SMA/MA/SMK yang akan melanjutkan kuliah

Baca juga: Tanoto Foundation Kukuhkan 260 Penerima Beasiswa Teladan

3. Nilai rata-rata rapor selama SMA adalah 75 (bagi siswa kelas 12 dan lulusan SMA); atau IPK minimal 3.00 (bagi mahasiswa aktif)

4. Memiliki prestasi akademis dan nonakademis yang baik, serta aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler

5. Bersedia mengikuti semua kegiatan bagi para penerima beasiswa Sharing the Dream

6. Tidak pernah terlibat tindak kriminal (penyalahgunaan narkotika dan miras, pemalsuan, pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya, tawuran, serta tindak kekerasan)

7. Melengkapi formulir pendaftaran dan mengirimkan dokumen yang diperlukan, termasuk proposal community project. Proposal terbaik akan mendapatkan pendanaan Rp 15 juta dan bimbingan.

Baca juga: Dukung Visi Bogor Edutownship, UResort Bagi-bagi Beasiswa Hunian

8. Mahasiswa S1 akan menerima dana sebesar Rp 8 juta per tahun. Khusus kategori S1, mahasiswa terpilih akan menerima beasiswa hingga penerima lulus perkuliahan atau maksimum 4 tahun.

Country Director SCG di Indonesia Warit Jintanawan menjelaskan, Kemendikbudristek telah merencanakan integrasi konten perubahan iklim ke dalam Kurikulum Merdeka Belajar.

Untuk itu, perusahaan berkomitmen mendukung upaya pemerintah melakukan advokasi perubahan iklim, dengan melibatkan generasi muda sebagai katalis perubahan.

Perusahaan juga menyelenggarakan kompetisi berskala regional “ESG Ambassador Competition” bagi alumni program Sharing the Dream di Indonesia, Thailand, dan Vietnam yang masih menjadi mahasiswa aktif/terdaftar di universitas.

Proyek terpilih dari masing-masing negara Indonesia, Vietnam, dan Thailand akan dipresentasikan di ajang ESG SYMPOSIUM 2024 di Bangkok, Thailand, dan pemenang akan menerima hadiah sebesar 1.000 dolar AS untuk mengimplementasikan proyek mereka.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Ayam Hutan Indonesia Terancam Kehilangan Kemurnian Genetik akibat Perburuan dan Persilangan
Ayam Hutan Indonesia Terancam Kehilangan Kemurnian Genetik akibat Perburuan dan Persilangan
LSM/Figur
Karhutla Global Musnahkan 4 Juta Hektar Hutan Tropis Lindung
Karhutla Global Musnahkan 4 Juta Hektar Hutan Tropis Lindung
Pemerintah
IPB University Tutup SAMI 2026, Kolaborasi untuk Agrifood Berkelanjutan jadi Fokus
IPB University Tutup SAMI 2026, Kolaborasi untuk Agrifood Berkelanjutan jadi Fokus
Pemerintah
70 persen Perusahaan Global Stop Beli Mobil Dinas Berbahan Bakar Fosil
70 persen Perusahaan Global Stop Beli Mobil Dinas Berbahan Bakar Fosil
Pemerintah
Dampak El Niño: 50 Juta Orang Terancam Kelaparan Akut dalam Waktu Dekat
Dampak El Niño: 50 Juta Orang Terancam Kelaparan Akut dalam Waktu Dekat
Pemerintah
Isu Kesehatan PBB: Ibu Masih Kurang Dukungan untuk  Menyusui
Isu Kesehatan PBB: Ibu Masih Kurang Dukungan untuk Menyusui
Pemerintah
 Populasi Gajah Sumatra Diperkirakan Tinggal 900-1.350 Ekor, Habitat Terus Terfragmentasi
Populasi Gajah Sumatra Diperkirakan Tinggal 900-1.350 Ekor, Habitat Terus Terfragmentasi
LSM/Figur
Studi: Kekeringan dan Banjir Akibat Perubahan Jarang Jadi Berita Internasional
Studi: Kekeringan dan Banjir Akibat Perubahan Jarang Jadi Berita Internasional
Pemerintah
 Polusi Cahaya Jadi Tantangan Pengamatan Hujan Meteor Perseid
Polusi Cahaya Jadi Tantangan Pengamatan Hujan Meteor Perseid
LSM/Figur
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
LSM/Figur
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Pemerintah
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
LSM/Figur
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Swasta
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Pemerintah
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau