Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang WWF ke-10 di Bali, Operasi Puri Agung Digelar 10 Hari

Kompas.com - 08/05/2024, 08:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang World Water Forum (WWF) ke-10 di Provinsi Bali pada 18 Mei 2024-25 Mei 2024, Operasi Puri Agung akan digelar selama 10 hari.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Kepolisian RI (Polri) Irjen Pol Sandi Nugroho, terdapaf 5.791 personel yang terdiri dari 2.485 personel Mabes Polri.

Kemudian, 2.706 personel Polda Bali, 300 personel Polda Jawa Timur, dan 300 personel Polda NTB yang dilibatkan dalam pengamanan.

Untuk itu, Sandi menekankan sinergisitas TNI-Polri bersama stakeholder terkait dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, bahkan kesehatan sebagai kunci menyukseskan acara internasional tersebut.

“Polri bersama TNI dan stakeholder terkait bersama-sama memastikan perhelatan ini dapat berjalan dengan aman,” ungkap Sandi dalam rilis, Senin (6/5/2024).

Baca juga: WWF Buka Peluang Investasi Triliunan Rupiah bagi Indonesia

Sandi menambahkan, ajang internasional ini sebagaimana acara-acara yang sudah terselenggara sebelumnya, seperti KTT G20, KTT ASEAN, dan KTT AIS Forum dapat dijadikan kesempatan emas bagi Indonesia memperkenalkan pariwisata, khususnya Bali.

Oleh karenanya, anggota Polri dan TNI harus bersinergi menyukseskan ajang tersebut.

“Sepuluh hari jelang acara WWF ke-10 dan diperluas hingga wilayah di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat,” jelasnya.

Sandinjuga menekankan, personel yang tergabung dalam Satgas Humas Ops Puri Agung 2024 harus memastikan segala bentuk kegiatan tersebut memberikan nilai positif terhadap pengamanan yang dilakukan.

Sosialisasi pun harus dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari influencer, media lokal dan nasional, serta ambasador dari acara itu sendiri.

“Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah WWF ke-10 menjadi momentum penting untuk menunjukkan kepada dunia komitmen serta kontribusi nyata di bidang sumber daya air,” tutupnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com