Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ekonomi Dunia Terancam, Perang Badai Pasir Ditetapkan 2025-2034

Kompas.com - 14/07/2024, 14:23 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Sumber Euronews

Meskipun badai ini menyebabkan masalah besar di beberapa bagian Afrika dan Asia, badai ini juga menimbulkan dampak buruk, dan kadang-kadang serius, di Eropa dan negara-negara Eropa.

Fenomena meteorologi, yang dikenal sebagai Calima atau Scirocco, terjadi ketika partikel pasir halus dan debu dari Sahara terangkat ke atmosfer dan terbawa oleh angin yang bertiup. 

Baca juga: Perempuan dan Anak Jadi Kelompok Paling Terdampak Perubahan Iklim

Hal ini dapat terjadi kapan saja sepanjang tahun dan berlangsung antara tiga hingga lima hari Lingkungan gurun Sahara yang gersang menyebabkan tanah menjadi halus dan mudah terangkat oleh angin kencang.

Angin tersebut mampu mengangkat jutaan kilogram pasir dan debu ke atmosfer, yang kemudian menciptakan awan padat dan tersuspensi yang mampu menempuh jarak ribuan kilometer.

Sebagai bagian dari inisiatif yang diadopsi oleh PBB, yang telah dijalankan selama beberapa dekade, Majelis Umum telah menugaskan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) untuk melakukan tantangan tersebut.

Ke depan, mereka akan mempromosikan praktik mitigasi di negara-negara yang terkena dampak, termasuk pengelolaan penggunaan lahan berkelanjutan, agroforestri, shelterbelt, penghijauan atau reboisasi, dan program restorasi lahan.

Resolusi tersebut juga menyerukan kerja sama global untuk meningkatkan sistem peringatan dini dan berbagi informasi cuaca yang penting untuk memperkirakan badai.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau