Pada akhirnya aturan baru akan mendorong ekonomi sirkular di sektor elektronik, di mana perangkat dapat digunakan lebih lama melalui perbaikan yang mudah dan terjangkau, sehingga mengurangi konsumsi sumber daya, limbah, dan pengeluaran konsumen.
UE memperkirakan aturan baru tersebut dapat menghemat 2,2 terawatt-jam listrik pada tahun 2030, turun sebanyak 31 persen dibandingkan jika tidak ada tindakan yang diambil.
Jumlah tersebut sama dengan 0,09 persen dari total listrik yang digunakan di UE pada tahun 2020.
Di sisi keuangan, konsumen dapat melihat penghematan gabungan sebesar 19,8 miliar euro atau mencapai sekitar 98 euro per rumah tangga, di mana lebih sedikit uang yang dihabiskan untuk membeli perangkat baru dan tagihan energi yang lebih rendah, meskipun beberapa biaya perbaikan lebih tinggi.
Aturan ini juga dapat menekan produsen ponsel untuk meningkatkan dukungan jangka panjang.
Baca juga: Jawaban Panjang AI Butuh Energi 50 Kali Lebih Banyak, Pengguna Perlu Bijak Bertanya
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya