Batas ini biasanya 25 derajat C di area yang lebih sejuk seperti Wales dan Skotlandia, dan 28 derajat C di zona yang lebih panas termasuk London dan sebagian East Midlands.
Dalam jangka pendek, panas ekstrem memberi tekanan langsung pada sistem pendingin tubuh.
Baca juga: Gelombang Panas Ekstrem Ungkap Kerentanan Jaringan Listrik di Eropa
Berkeringat dan peningkatan aliran darah ke kulit memang membantu mengatur suhu, tetapi respons ini memberikan tekanan ekstra pada jantung dan ginjal.
Jika asupan cairan dan istirahat tidak cukup, hal ini bisa mengakibatkan dehidrasi, kelelahan akibat panas (heat exhaustion), dan dalam kasus parah, serangan panas (heatstroke) yang berpotensi fatal.
Dalam jangka panjang, paparan suhu tinggi yang berulang atau berkepanjangan dapat memperburuk kondisi kesehatan kronis, termasuk penyakit kardiovaskular, pernapasan, dan ginjal.
Para ilmuwan percaya bahwa kerusakan sel kumulatif termasuk kerusakan DNA, stres oksidatif, dan peradangan kronis dapat menjelaskan mengapa paparan panas yang sering tampaknya mempercepat penuaan biologis.
Studi baru ini pun menyoroti pentingnya kebijakan yang mengurangi ketidaksetaraan lingkungan dan memperkuat ketahanan terhadap gelombang panas, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan.
Studi ini juga menyerukan perlindungan yang ditargetkan dan perencanaan layanan kesehatan yang efisien.
Baca juga: Gelombang Panas Ekstrem Ungkap Kerentanan Jaringan Listrik di Eropa
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya