Adapun sekolah yang mendapatkan aliran listrik, yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Atap Pulau Bobale, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Atap Fitako Pulau Dagasuli, dan Taman Kanak-kanak Lembaga Pendidikan Masyarakat (TK LPM) Marasa Pulau Halmahera, Maluku Utara.
Baca juga: Tambah Daya Listrik Lebih Hemat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Sekolah-sekolah itu difasilitasi SuperSUN, yakni inovasi PLN yang mengintegrasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) mikro dengan battery energy storage system (BESS) sehingga pasokan listrik tetap andal sepanjang hari.
Tidak hanya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), inisiatif tersebut juga sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan pendidikan digital yang merata.
Dengan listrik bersih yang stabil, sekolah-sekolah di wilayah 3T kini dapat memanfaatkan perangkat pembelajaran modern, termasuk komputer, proyektor, hingga interactive flat panel (IFP).
Lewat dukungan itu, anak-anak di kepulauan terpencil kini bisa memperoleh pengalaman belajar setara dengan sekolah-sekolah di perkotaan.
Baca juga: PLN Latih Pembuatan Batako dari Limbah Batu Bara
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya