Penulis
KOMPAS.com - SDG Academy Indonesia mengadakan Karya Tulis Jurnalistik: Akselerasi SDGs 2030 untuk mengajak masyarakat menyuarakan sudut pandang mereka tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) kepada publik yang lebih luas.
"SDG Academy Indonesia mengajak masyarakat umum untuk mengangkat isu, praktik baik, dan dampak nyata terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia," bunyi keterangan dari SDG Academy, dilansir Senin (5/1/2026).
Baca juga:
Jika tertarik, berikut rincian tentang kompetisi tersebut untuk kategori jurnalis.
Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik SDG Academy 2026 mengajak jurnalis mengangkat isu SDGs di Indonesia. Simak syarat dan hadiahnya.Artikel harus berfokus pada percepatan pencapaian SDGs di Indonesia sampai tahun 2030, lewat pemanfaatan SDG Academy Indonesia.
Pembahasan mencakup dokumentasi dampak nyata, baik berupa kisah inspiratif maupun prises perubahan yang telah dihasilkan selama ini.
Peserta juga bisa mengeksplorasi ide pemanfaat dan keberlanjutan masa depan lewat kepemimpinan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).
Adapun tema yang bisa dipilih yaitu:
Baca juga: Melalui SDG Academy Indonesia, Tanoto Foundation Tingkatkan Kompetensi Pemda
Baca juga: Trump Hentikan USAID, Proyek Terkait SDG di Indonesia Terdampak
Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik SDG Academy 2026 mengajak jurnalis mengangkat isu SDGs di Indonesia. Simak syarat dan hadiahnya.Simak timeline (linimasa) Kompetisi Karya Tulis Jurnalistik SDG Academy Indonesia selengkapnya.
Dari Jumat (19/12/2025) sampai Jumat (9/1/2026)
Dari Senin (12/1/2026) sampai Selasa (20/1/2026)
Rabu (20/1/2026)
Februari 2026
Baca juga: Pemenang SDG Pioneers 2024 dari Afrika: Kevin Getobai, Usung Peternakan Berkelanjutan
Bila tertarik mengikuti kompetisi ini, calon peserta bisa melihat informasi selengkapnya di lestari.kgmedia.id/sdgai.
Sebagai informasi, SDG Academy Indonesia merupakan pusat pembelajaran SDGs lintas sektor yang didirikan sejak tahun 2019 atas kolaborasi Kementerian PPN/Bappenas, Tanoto Foundation, dan UNDP.
Pada tahun 2025, SDG Academy Indonesia resmi bertransformasi menjadi aset nasional yang dikelola sepenuhnya oleh Kementerian PPN/Bappenas.
Baca juga: Jadi SDG Pioneer 2024, Lucia Karina Ajak Industri Perkuat Komitmen Keberlanjutan
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya