Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 17 Februari 2024, 08:00 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Vale Indonesia Tbk (Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Director of Mine Project IGP Morowali Wafir dalam pernyataan resmi mengatakan, perseroan terus menggenjot fase penyiapan penambangan dan fasilitas pabrik pengolahan. Sambil meneruskan kinerja program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Menurut dia, program PPM tersebut di antaranya memuat komitmen dalam menjalankan program sosial dan pengembangan talenta lokal agar dapat terserap dalam industri pertambangan, salah satunya di area operasional Vale.

"Sejak 2022, PPM PT Vale telah mengimplementasikan program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) melalui metode System of Rice Intensification (SRI) Organik Vale atau padi organik, lalu berkembang ke program pertanian organik lainnya seperti komoditas sayur, dan merambah budidaya tanaman herbal organik," ujarnya. 

Baca juga: Vale Bakal Luncurkan Program Intervensi Stunting di Tujuh Provinsi

Desa binaan dan petani terlibat

Di Morowali, jumlah petani yang terlibat pada tahap awal tahun 2022 adalah sebanyak 12 orang yang berada di empat desa binaan dengan lahan garapan 1,2 hektar. Kini, tumbuh menjadi 90 petani di 13 desa.

Dari jumlah itu, sebanyak 25 orang di antaranya merupakan petani padi yang memiliki luas sawah organik 6,8 hektare, dengan panen padi organik mencapai 17.600 kilogram.

Selain itu, ada juga 25 petani sayur dan 40 petani herbal dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dengan total panen sayur organik pada tahun 2023 sebanyak 78 kilogram.

Wafir menjelaskan, selain memberi pendampingan dan peningkatan kapasitas serta pemberian infrastruktur dan prasarana, pihaknya juga membantu pendampingan perolehan sertifikasi organik.

Sampai hari ini, terdapat 50 persen lahan sawah organik binaan telah mendapat sertifikasi organik dari lembaga INOFICE.

INOFICE adalah Lembaga sertifikasi yang telah diverifikasi oleh Otoritas Kompeten Pangan Organik (OKPO) Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada tahun 2007 dan Komite Akreditasi Nasional (KAN) pada tahun 2008 dengan nomor LSPO-003-IDN.

Baca juga:

Program sosial lainnya

Ia menambahkan, saat ini PT Vale juga mengalokasikan program sosial dalam bentuk aksi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Sampah. Manajemen sampah yang dilaksanakan tim IGP Morowali dilengkapi dengan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R.

Melalui program unggulan TPS 3R ini, kata Wafir, IGP Morowali berupaya menginisiasi penerapan ekonomi sirkular.

Tujuannya untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi dengan mempertahankan nilai produk, bahan, dan sumber daya dalam perekonomian selama mungkin, sehingga meminimalisir kerusakan sosial dan lingkungan.

Hingga saat ini, kami telah bekerja dengan 359 talenta lokal asli Morowali.

Peranan mereka beragam, dan secara status ada yang menyandang predikat karyawan, pekerja yang sifatnya berbasis kemitraan dengan perusahaan lokal, serta mereka yang berstatus karyawan dari perusahaan kontraktor lokal.

"Kami juga terus melanjutkan pelatihan vokasi, untuk mencetak bibit pemuda yang siap mendukung progres proyek kami ke depan," pungkas Wafir.

 

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
FAO Petakan Daerah yang Paling Rentan Kena Dampak Kekeringan
FAO Petakan Daerah yang Paling Rentan Kena Dampak Kekeringan
Pemerintah
Bank Dunia Batalkan Target Alokasi 45 Persen Dana Pinjaman untuk Proyek Iklim
Bank Dunia Batalkan Target Alokasi 45 Persen Dana Pinjaman untuk Proyek Iklim
Pemerintah
Tanpa Kendali Regulasi, AI Bakal Gagal Wujudkan Target SDG
Tanpa Kendali Regulasi, AI Bakal Gagal Wujudkan Target SDG
Pemerintah
Percepatan PLTS Atap Diklaim Bisa Perkuat Ketahanan Listrik Nasional
Percepatan PLTS Atap Diklaim Bisa Perkuat Ketahanan Listrik Nasional
LSM/Figur
Studi Sebut Paparan Mikroplastik Bisa Perparah Kondisi Fatty Liver
Studi Sebut Paparan Mikroplastik Bisa Perparah Kondisi Fatty Liver
Pemerintah
Ancaman Baru Ketahanan Pangan: Petani Minim Regenerasi
Ancaman Baru Ketahanan Pangan: Petani Minim Regenerasi
Pemerintah
Sempat Turun, PLTU di China Kembali Bangkit pada 2026
Sempat Turun, PLTU di China Kembali Bangkit pada 2026
Pemerintah
Dari Bahodopi, Melihat Wajah Baru Morowali setelah Hilirisasi Nikel
Dari Bahodopi, Melihat Wajah Baru Morowali setelah Hilirisasi Nikel
LSM/Figur
Padi Lokal Terancam Hilang, Masyarakat Adat Kehilangan Pengetahuan hingga Ritual
Padi Lokal Terancam Hilang, Masyarakat Adat Kehilangan Pengetahuan hingga Ritual
LSM/Figur
Gajah Indro Ditemukan Tewas di Tesso Nilo, Sempat Alami Komplikasi
Gajah Indro Ditemukan Tewas di Tesso Nilo, Sempat Alami Komplikasi
Pemerintah
MIND ID Targetkan Tekan 2 Juta Ton Emisi di Saat Hilirisasi Picu Lonjakan Kebutuhan Energi
MIND ID Targetkan Tekan 2 Juta Ton Emisi di Saat Hilirisasi Picu Lonjakan Kebutuhan Energi
BUMN
Konservasi Indonesia Ajak Artis Luncurkan Program Kawan Konservasi
Konservasi Indonesia Ajak Artis Luncurkan Program Kawan Konservasi
LSM/Figur
Cuaca Ekstrem, Para Orang Tua di Inggris Sewa Hotel Ber-AC demi Keselamatan Bayi
Cuaca Ekstrem, Para Orang Tua di Inggris Sewa Hotel Ber-AC demi Keselamatan Bayi
Swasta
Studi: Karyawan Proaktif Ber-EQ Tinggi Punya Kinerja Lebih Baik
Studi: Karyawan Proaktif Ber-EQ Tinggi Punya Kinerja Lebih Baik
Pemerintah
Antisipasi Suhu Panas, Perancis Matikan Sejumlah Reaktor Nuklir
Antisipasi Suhu Panas, Perancis Matikan Sejumlah Reaktor Nuklir
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau